Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan uang kertas yang beredar di masyarakat higienis. Sehingga, aman digunakan untuk masyarakat.
"Kami memastikan uang beredar higienis, uang yang masuk dari perbankan untuk memitigasi penyebaran (Virus Covid-19) kemudian uang bisa digunakan oleh masyarakat," ujar Perry lewat Video Conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020).
Selain itu, Perry juga memastikan ketersedian uang di Anjungan Tunai Mandiri juga tersedia. Pasalnya, BI telah menyebarkan uang-uang tersebut ke perbankan-perbankan.
"Kami sudah melakukan persedian (uang kertas) lebih dulu," kata dia.
Kendati begitu, ia tetap menganjurkan masyarakat agar bisa bertransaksi lewat non tunai. Apalagi, pihaknya telah mempermudah SKNBI atau Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia.
"Dalam hal ini dunia industri perbankan maupun asosiasi sudah sepakat memperpanjang masa berlakunya Merchant Discount 0 persen dari Mei menjadi September 2020," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong
-
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
-
Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat