Suara.com - Prospek saham perbankan khususnya saham buku IV masih memiliki banyak tantangan sejalan dengan perlambatan ekonomi akibat penyebaran virus corona atau Covid-19.
Meski begitu keuntungan untuk meraup cuan masih terbuka lebar dalam kondisi saat ini.
Seperti diketahui, bank buku IV memiliki modal yang tertinggi dibanding dengan bank buku yang lain yakni memiliki modal inti di atas Rp 30 Triliun.
Sedangkan bank buku I modal inti kurang dari Rp 1 Triliun, bank buku II modal inti kurang dari Rp 5 Triliun, dan bank buku III modal inti kurang dari Rp 30 Triliun.
Namun sebelum bicara untung kita harus siap dengan risiko yang terjadi saat berinvestasi di musim yang penuh tantangan ini.
Praktisi Saham dari May Institute, Ellen May mengatakan, jika berbicara saham perbankan dampak dari merebaknya virus corona ini bisa dilihat dari kinerja non performing loan (NPL) alias kredit macet yang bakal meningkat dalam jangka pendek.
Meski begitu, perbankan juga sedikit diringankan dengan kebijakan relaksasi kredit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai respons atas Covid-19.
Investor juga perlu memperhatikan suku bunga acuan terbaru yang mana Bank Indonesia (BI) telah kembali memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps) ke level 4,5 persen pada Kamis (19/3/2020) lalu.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi perlambatan kredit akibat dampak kian meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19).
Baca Juga: 14 Saham Konstruksi dan Properti Ini Ambles, Waskita Karya Paling Parah
Sayangnya, penurunan suku bunga ini baru akan terasa dalam jangka panjang. Sedangkan BI masih berpotensi untuk menurunkan suku bunga kembali.
Dari sektor perbankan Ellen May Institute Research Team merekomendasikan cicil beli pada saham BBCA, BBRI, BMRI atau BBNI.
"Anda boleh pilih 1 atau maksimal 2 saham saja yang sesuai dengan kondisi atau karakter investasi Anda untuk menghindari risiko sektoral. Market masih dalam trend bearish, jangan terburu-buru masuk besar, perjalanan masih panjang," tutur Ellen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726
-
Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!
-
Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
-
Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram
-
Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA
-
Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya
-
Emiten HGII Tebar Dividen Buat Pemegang Saham, Berapa Besarannya?
-
AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok
-
BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?