Suara.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mengucurkan dana senilai Rp 15 Miliar untuk berpartisipasi dalam penanganan pandemi Covid-19.
Dana itu, disalurkan dengan berupa Produk Sido Muncul, uang, alat pelindung diri (APD) lengkap, hand sanitizier, masker, sarung tangan, disinfektan dan paket sembako.
"Hari ini kami langsung memberikan paket sembako kepada pengemudi ojek online dan bajaj. Sebelumnya, kami juga menyalurkan bantuan langsung kepada para lansia. Bantuan kami salurkan sendiri, juga melalui pihak lain seperti pada hari ini, kami kerja sama dengan PMI, benihbaik.com, IDI, Rumah Perubahan, dan kitabisa.com," kata Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dalam keterangannya, seperti ditulis pada Minggu (5/4/2020).
Irwan menjelaskan, dari dana tersebut sebanyak Rp 2 miliar diberikan kepada benihbaik.com, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Palang Merah Indonesia (PMI), kitabisa.com dan pengemudi ojek online serta sopir bajaj.
Saat ini, Sido Muncul sedang menyiapkan APD untuk tenaga medis dan rumah sakit. Sebanyak 300 APD sudah siap didistribusikan. Selain itu, Sido Muncul tengah memesan 2.000 APD yang diimpor langsung dari China.
"Kami sedang mempersiapkan APD berupa hazmat, sarung tangan, masker, face shield, virus transport media (VTM), rapid test, hand sanitizer dan disinfektan."
Selain APD, Irwan juga akan memberikan sembako dan paket produk Sido Muncul kepada tenaga medis, rumah sakit, puskesmas atau klinik, dan instansi pemerintah yang sudah terdata oleh Sido Muncul.
Adapun produk yang diberikan diantaranya, Tolak Angin, Kunyit Asam, dan Susu Jahe, Tolak Linu, Kuku Bima Energi, dan Food Supplement Vitamin E 300 I.U, Vitamin D3 400 I.U., dan Virgin Coconut Oil.
Baca Juga: Djarum Foundation Sumbangkan Rp 1,5 Miliar untuk Penanganan Virus Corona
Berita Terkait
-
Djarum Foundation Sumbangkan Rp 1,5 Miliar untuk Penanganan Virus Corona
-
Pilkada Serentak Ditunda, DPR Minta Duitnya untuk Penanganan Virus Corona
-
Abdel Lelang Motor Vespa GTS Untuk Bantu Penanganan Virus Corona
-
Kabupaten Bekasi Keluarkan Duit Rp 50 Miliar untuk Penanganan Virus Corona
-
Penanganan Virus Corona, Ilmuwan Dunia Sebut Indonesia Mengkhawatirkan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
-
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha
-
Purbaya Tarik Utang Baru Rp 127,3 Triliun di Januari 2026
-
Sri Mulyani Tak Ingin Indonesia Khianati Disiplin Fiskal