Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengklaim harga gula pasir akan kembali normal dalam waktu dekat. Saat ini, Agus menilai harga gula pasir masih tinggi di tingkat konsumen.
Menurutnya, harga gula pasir nanti tak jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sebesar Rp 12.500 per kilogram.
"Namun sekarang dalam pasar tradisional kita dalam proses distribusi. Yang sekarang sekarang ini sudah sekitaran Rp 14.000 - Rp 15.000. Mungkin dalam waktu dekat akan kembali normal lagi," ujar Agus dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (8/6/2020).
Menurut Agus, tingginya harga gula pasir ini diakibatkan adanya pergeseran musim giling.
"Kaitan gula memang beberapa waktu lalu harga gula ini sedikit shortage karena perubahan musim giling yang harusnya April ini bergeser ke Juni," jelas Mendag Agus.
Kendati begitu, Mendag Agus memastikan harga gula yang ada di ritel modern telah sesuai dengan HET yaitu sebesar Rp 12.500 per kilogram.
"Namun demikian kami memastikan harga akan turun, dan khusus untuk ritel modern Itu sudah Rp12.500," pungkas Mendag.
Berita Terkait
-
Mendag Minta Pasar Rakyat Tetap Buka di Tengah Pandemi
-
Impor Gula 150.000 Ton Ditempuh Pemerintah untuk Tekan Harga di Pasaran
-
Mendag Baru Temukan Harga Gula dan Bawang Naik di Pasar Kramat Jati
-
Pasar di DIY Bakal Diberi Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemendag
-
Gula Pasir Hingga Emas Masih Jadi Biang Kerok Inflasi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi