Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini dibuka di zona hijau pada perdagangan pada Senin pagi (11/5/2020).
Mengutip data perdagangan RTI, laju IHSG langsung menguat dengan naik 15 poin atau 0,34 persen menuju level 4.612,95. Naiknya IHSG ini juga diikuti menghijaunya indeks LQ45 yang naik 7 poin atau menguat 1,07 persen ke level 693.604.
Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 131 saham menguat, 32 saham melemah, dan 99 saham stagnan.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama seminggu lalu IHSG menguat sebesar +0.66 persen (akan tetapi YTD IHSG masih turun sebesar -27.02 persen) tetapi disertai Net Sell Investor Asing sebesar Rp -1.22 triliun, diawal pekan ini kombinasi penguatan DJIA sebesar +1.91 persen dan EIDO sebesar +1.42 persen serta akan adanya pelonggaran lockdown di sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat serta meredanya perang dagang berpotensi ikut menyumbang sebagai sentimen positif dalam perdagangan Senin ini.
Lebih lanjut faktor positif datang dari faktor penguatan WTI Crude Oil sebesar +4.54 persen, CPO +4.15 persen, serta apresiasi Rupiah +0.40 persen menjadi katalis positif bagi IHSG dan bagi investor untuk melakukan pembelian atas saham-saham di bawah komoditas tersebut Senin ini.
"Mengetahui IHSG berpotensi menguat Senin ini, di tengah investor asing yang terus membukukan Net Sell dimana YTD sudah mencapai Rp -20.81 triliun serta secara valuasi masih cukup banyak saham sangat menarik untuk dibeli," kata Edwin dalam analisanya.
Dirinya merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BOW atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari Coal, CPO, Infrastruktur, Konsumer, Retail dan Properti dalam perdagangan Senin ini.
"IHSG diperkirakan bergerak pada 4.577 - 4.657 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah PTBA, LSIP, ADRO, JSMR, INDF, PGAS, ERAA, AALI, AKRA, SSIA," pungkasnya.
Baca Juga: Modal Asing yang Kabur dari Indonesia Sedikit Berkurang di April 2020
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran