Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo merasa yakin nilai tukar rupiah bakal terus menguat. Keyakinan tersebut disampaikannya karena hingga saat ini, rupiah masih di bawah nilai fundamentalnya alias masih murah.
Pada posisi Rabu (27/5/2020) kemarin, ungkap Perry, rupiah berada di level Rp 14.670 per 1 dolar AS. Menurutnya, level itu masih bisa menguat di level Rp 13.900 per 1 dolar AS.
"Kami meyakini rupiah saat ini masih undervalue dan berpeluang akan terus mengalami penguatan ke arah fundamentalnya. Sebelum Covid, rupiah di bawah Rp 14 ribu, Rp 13.800 dan juga pernah capai Rp 13.600 dan akan mengarah ke sana," ujar Perry dalam video conference di Jakarta, Kamis (28/5/2020).
Perry menuturkan, terdapat beberapa faktor yang membuat rupiah bisa terus menguat. Salah satunya, masih derasnya arus modal asing yang masuk ke surat berharga negara (SBN).
"Kemudian, inflasi lebih rendah secara fundmental topang penguatan rupiah, deifisit transaksi berjalan lebih rendah topang penguatan rupiah, karena kebutuhan devisa akan bekrurang," ungkap dia.
"Selain itu terus masuknya aliran modal masuk portofolio di SBN perkuat rupiah dan imbal hasil dari SBN yang menarik itu juga dukung stabilitas rupiah ke arah fundamental," tambah Perry.
Sebelumnya, Perry menyebut arus modal asing kembali deras masuk ke Indonesia. Hal itu terjadi pada periode dua minggu pertama bulan Mei 2020 pada SBN.
Ia mencatat, sebanyak Rp 2,87 triliun modal asing masuk ke Indonesian lewat instrumen SBN pada minggu pertama Mei 2020.
"Ini membuktikan bahwa dengan meredanya kepanikan global dan langkah penanganan covid di Indonesia infow di SBN mengalami peningkatan," ujarnya.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah Tipis Hari Ini ke Level Rp 14.769 per Dolar AS
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!