Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang pesawat domestik sepanjang bulan April 2020 turun drastis sebesar 81,7 persen akibat pandemi virus corona atau Covid-19.
"Jumlah angkutan domestik penumpang angkutan udara domestik Pada bulan April 2020 ini hanya sebesar 0,804 juta turun drastis kali turun 81,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers melalui video conference di Jakarta, Selasa (2/6/2020).
Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, penurunannya jumlah penumpang pesawat jadi jauh lebih dalam lagi sebesar 85,18 persen.
Sehingga jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari–April 2020 sebanyak 17,5 juta orang atau turun 27,67 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 24,2 juta orang.
Sementara untuk jumlah penumpang penerbangan internasional juga mengalami penurunan kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya penurunannya telah mencapai 98,3 persen, sementara jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya terjadi penurunan sebesar 95,35 persen.
Dengan demikian, selama Januari–April 2020 jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri, baik menggunakan penerbangan nasional maupun asing sebanyak 3,4 juta orang atau turun 42,78 persen dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun