Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meminta nasabah untuk mengaktifkan PIN kartu kreditnya. Hal ini, sesuai Peraturan Bank Indonesia, per tanggal 1 Juli 2020, seluruh transaksi kartu kredit diwajibkan menggunakan PIN.
"Sejak beberapa waktu lalu, BCA secara aktif memberikan sosialisasi kepada nasabah pemegang kartu kredit di seluruh Tanah Air untuk mengaktifkan PIN Kartu Kredit sebelum tanggal 1 Juli 2020," ujar Executive Vice President of Transaction Banking Business Development of BCA I Ketut Alam Wangsawijaya dalam keterangannya, seperti ditulis Selasa (23/6/2020).
Sebagai informasi, hingga Mei 2020, tercatat 84 persen sudah melakukan aktivasi PIN untuk bertransaksi dengan kartu kredit.
"Bagi nasabah pemegang kartu kredit BCA yang masih belum mengaktifkan PIN, kami harapkan dapat segera melakukan aktivasi sebelum 1 Juli 2020," imbuh I Ketut.
Secara umum, terdapat tiga cara untuk mengaktifkan PIN kartu kredit antara lain via BCA mobile, via website BCA www.bca.co.id/creditcard, dan via ATM BCA. Untuk mengetahui cara lengkapnya, nasabah dapat memperoleh informasi pada www.bca.co.id/edukatips/pin dan https://youtu.be/W3BuNol-ylk.
Untuk aktivasi PIN kartu kredit via aplikasi BCA mobile, pilih fitur mAdmin, pilih aktivasi kartu Kredit, lalu pilih buat/ubah PIN, dan pilih “buat PIN”. Lalu, pilih Kartu Kredit mana yang mau dicreate PIN, lalu input PIN yang dikehendaki dan PIN Kartu Kredit Anda kini sudah aktif.
Selain itu, nasabah dapat melakukan aktivasi PIN melalui website BCA www.bca.co.id/creditcard dengan mengisi form Verifikasi Data https://eform.klikbca.com/fasilitasonlinecc/. Setelah menekan “Proses”, pilih “Aktivasi PIN”, pilih kartu yang akan diaktivasi, masukkan 6 digit “Kode Otentikasi” yang diterima melalui SMS*, tekan “Proses”, masukkan 6 digit PIN baru, tekan “Proses” dan Anda akan menerima SMS notifikasi.
Selain melalui BCA mobile dan Website BCA, nasabah dapat melakukan aktivasi PIN kartu kredit melalui ATM BCA, dengan memasukkan Kode Otentikasi yang dikirim melalui SMS BCA setelah kartu kredit diaktifkan.
Caranya, masukkan Kartu Kredit, pilih “Aktivasi PIN”, masukkan 6 digit “Kode Otentikasi” yang diterima melalui SMS*, tekan “Benar”. Jika valid, tekan “Lanjutkan” dan masukkan 6 digit PIN baru (2 X). PIN Anda sudah aktif, Anda akan menerima SMS notifikasi.
Baca Juga: Takut Tak Bisa Tidur, Boiyen Ogah Pakai Kartu Kredit
"Jadi, mumpung masih ada waktu, yuk aktivasi PIN kartu kredit-mu dan mulai biasakan menggunakan PIN untuk bertransaksi kartu kredit dari sekarang, sebelum PIN mandatory diberlakukan," tutup I Ketut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan