Suara.com - Warga negara asing asal Rusia bernama Maksim Markelov (24) diduga membuat keonaran dan dianggap meresahkan masyarakat di Kawasan Pererenan, Mengwi, Badung, Bali.
"Iya, jadi Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Mengwi sebelumnya telah menindaklanjuti laporan warga setempat tentang adanya warga asing yang diduga membuat keonaran, tidak pernah bayar atau ada ribut-ribut lah, dari laporan itu tim pora menyerahkan ke Kanim Denpasar untuk diproses lebih lanjut," kata Kepala Sub Bagian Humas, Reformasi I Putu Surya Dharma Kanwil Kemenkumham Bali ditulis Sabtu (4/7/2020).
Surya menjelaskan Kanim Denpasar akan mengirimkan surat resmi ke Kelurahan Pererenan terkait laporan ada warga asing yang diduga membuat keonaran. Surat resmi ini bertujuan untuk memastikan betul atau tidak Maksim Markelov membuat onar dan meresahkan.
"Jadi, kalau dia resmi meresahkan maka nanti dia akan dideportasi. Selain itu, untuk izin tinggalnya juga sudah berakhir 11 April kemarin, tapi untuk sementara karena ada PermenkumHAM nomor 11, dia bebas visa. Jadi tidak masalah, cuma nanti imigrasi Denpasar tetap akan bersurat dulu, jika memang meresahkan ada dasar imigrasi menindak dia," jelas Surya.
Maksim Markelov sudah berada di Bali sejak Desember 2019 hingga saat ini. Selama proses pengamanan untuk dibawa ke Imigrasi, kata Surya, bahwa warga Rusia itu tidak melakukan perlawanan. Selain itu, saat dimintai keterangan Maksim Markelov terlihat seperti dalam kondisi depresi.
"Dia tidak ada melawan, cuma dia kayak depresi. Jadi kita belum bisa menyimpulkan dia kehabisan uang atau gimana, itu belum jelas. Yang pasti kita akan bersurat, betul tidak telah meresahkan di sana," katanya.
Ia menambahkan setiba di Kantor Imigrasi, Maksim Markelov juga menjalani rapid test COVID-19. Selama menunggu hasilnya, Maksim Markelov ditahan sementara di ruang Detensi Imigrasi Kelas 1 Denpasar.
"Sampai di Imigrasi langsung kita lakukan rapid test karena lagi pandemi corona. Sekarang kita tahan di detensi dulu menunggu hasil rapid test," ucap Surya. (Antara)
Baca Juga: Ini Wisata Bali yang Dikunjungi Miliarder Rusia Sebelum Tewas Kecelakaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya
-
Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas
-
WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%
-
Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I
-
Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?
-
Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi
-
OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM
-
PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta
-
IHSG Ambles 26 Persen, Sucor Sekuritas Bongkar Strategi Cari Cuan di Tengah Pasar Bergejolak
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik Jelang Iduladha, Beras Premium Justru Turun