Suara.com - Pada saat pandemi virus corona atau Covid-19 seperti ini, mantan Menteri Keuangan 2013-2014 Chatib Basri menilai, Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan paket bantuan yang paling ampuh untuk memulihkan perekonomian dibandingkan dengan sembako.
"Kalau sekarang BLT hanya untuk kelompok miskin, bisa di-extend ke lower middle income, paling efektif itu BLT, even dibandingkan dengan sembako, kalau cash akan jauh lebih efektif," kata Chatib dalam acara Kemenkeu Corpu Talk yang diselenggarakan secara virtual, Senin (20/7/2020).
Dirinya menuturkan satu-satunya cara agar roda perekonomian berputar adalah dengan menggenjot belanja, dengan adanya perputaran uang dimasyarakat roda perekonomian juga akan ikut berputar dengan sendirinya.
Saat ini menurutnya, masyarakat enggan berbelanja karena tidak memiliki uang cash akibat pendapatan masyarakat turun.
"Yang dibutuhkan sekarang belanja. Kalau dulu ada Hemat Pangkal Kaya, saya ingin katakan hari ini Belanja Pangkal Pemulihan Ekonomi. Bentuknya dalam bentuk BLT," katanya.
Ekonom jebolan Universitas Indonesia ini pun menyarankan pemerintah agar memperluas penerima BLT, yang tidak hanya menyasar kelas bawah saja, tetapi juga kelas menengah.
Chatib menyebut saat ini jumlah golongan menengah ke bawah di Indonesia sekitar 115 juta orang atau 30 juta rumah tangga. Jika mendapatkan Rp 1 juta per bulan, maka dana yang perlu disiapkan adalah Rp 30 triliun per bulan atau Rp 120 triliun untuk empat bulan.
Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menyalurkan jutaan paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi, paket tersebut berupa beras, mie instan, sarden hingga masker kepada masyarakat.
Baca Juga: Terkuak! Puluhan Perusuh di Mandailing Natal Minta Jatah 30 Persen Dana BLT
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
Terkini
-
Cadangan Devisa Indonesia Susut Rp23 Triliun Dalam Sebulan, Tapi Rupiah Kian Melemah
-
Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
IHSG Terus Lanjutkan Pelemahan Pagi Ini ke Level 5.486
-
Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan
-
Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp 2.743.000/Gram
-
Dihantam Rupiah dan Aksi Jual! IHSG Diprediksi Sulit Bangkit, Tapi Saham-saham Ini Bisa jadi Pilihan