Suara.com - Hunian bebas banjir menjadi idaman semua orang yang mendambakan hidup nyaman, termasuk generasi milenial. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan utama bagi PT Jaya Real Property dalam mengembangkan Graha Raya.
Saat ini, Indonesia tengah mengalami bonus demografi yang diperkirakan baru akan berakhir pada 2045 mendatang. Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia, penduduk produktif Indonesia (usia 15-64 tahun) diproyeksikan menjadi 179,1 juta jiwa pada tahun 2020, dan generasi milenial (usia 21- 36 tahun) berkontribusi pada sekitar 63,5 juta orang. Kebutuhan hunian nyaman pun otomatis bakal meningkat.
Bicara soal generasi milenial, selama ini mereka kerap dianggap generasi serba instan, konsumtif, dan manja. Kenyataannya, dengan teknologi yang senantiasa dalam genggaman, generasi milenial sangat cekatan dalam mengakses informasi terkini, termasuk mencari produk-produk terbaru dengan harga bersahabat.
Di sisi lain, kemudahan mengelola keuangan melalui aplikasi ponsel juga membuat para millennials semakin melek finansial dan bisa mempersiapkan masa depannya dengan lebih baik.
Generasi milenial tentu juga membutuhkan hunian aman dan nyaman dengan harga terjangkau. Selain itu, bakal semakin lengkap jika terdapat berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk akses yang mudah dijangkau.
Konsep hunian idaman itulah yang ditawarkan Graha Raya. Terletak di kawasan strategis segitiga emas (Serpong – Jakarta Selatan – Jakarta Barat), kawasan hunian ini disebut dapat dijangkau hanya dalam waktu 5 menit dari Exit Tol Alam Sutera dan Exit Tol Parigi yang merupakan akses tol JORR baru seksi W2N.
Dikembangkan oleh PT. Jaya Real Property Tbk, Graha Raya dikatakan memiliki pertumbuhan fasilitas dan aksesibilitas yang pesat. Pembenahan dalam menanggulangi permasalahan banjir juga terus dilakukan dengan seksama.
"Kami menanggapi permasalahan banjir secara serius, dan mengambil berbagai tindakan yang diperlukan untuk mencegah terjadinya banjir saat curah hujan tinggi, antara lain dengan melakukan pelebaran sungai, mengurangi sedimentasi tanah sungai, serta penanggulangan lainnya yang kami lakukan secara berkala," ujar Adyuta Danaparamita, Manager Pemasaran Graha Raya, dalam rilisnya, Jumat (11/9/2020).
Graha Raya juga didukung dengan perkembangan teknologi terkini yang mampu menunjang produktivitas setiap saat. Smart Home System dengan kontrol automatisasi Internet of Things (IoT) menjawab kebutuhan milenial terhadap kenyamanan dan kemudahan akses untuk mendukung mobilitas tanpa batas melalui produk fortune garden.
Baca Juga: Cara Pilih Hunian Sehat Untuk Keluarga ala Joe Taslim
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
-
Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG
-
RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton
-
IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi
-
Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026