Dalam sebuah penelitian, resesi bahkan berpotensi mengurangi angka kematian. Pasalnya, banyak orang-orang yang akan berpikir dua kali untuk mengonsumsi alkohol dan rokok yang dapat merusak kesehatan. Tidak hanya itu, saat resesi terjadi, angka kecelakaan lalu lintas juga menurun.
Bagi masyarakat, salah satu strategi nyata untuk mengatasi resesi adalah dengan mengubah gaya hidup. Setiap keluarga perlu melakukan adaptasi dan memahami implikasi keuangan yang memengaruhi keluarga mereka. Di masa-masa ini, masyarakat juga perlu memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan keinginan lainnya.
Dalam hal ini, pemerintah juga perlu mengambil kebijakan untuk mendorong aktivitas ekonomi. Pemerintah Indonesia sendiri sejak beberapa waktu lalu terlihat sudah menerapkannya, yakni dengan pemberian BLT, subsidi pegawai, serta subsidi harga di beberapa sektor penting.
Kedepannya, pemerintah perlu mengantisipasi apabila resesi ekonomi masih terus berlanjut. Jangan sampai, Indonesia mengalami fase depresi ekonomi yang biasanya akan sulit untuk dipulihkan.
Demikian ulasan singkat terkait dampak resesi.
Kontributor : Theresia Simbolon
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram