Suara.com - Jika sebelumnya Suara.com telah mengulas penyebab resesi dalam artikel "5 Penyebab Resesi", artikel kali ini akan membahas seputar dampak resesi dan strategi mengatasinya.
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati sepertinya tengah memberi sinyal resesi yang akan melanda Indonesia. Pemerintah menyebut perekonomian masih berat untuk bergerak dan keluar dari krisis Covid-19. Proyeksi pertumbuhan bahkan diturunkan kembali ke rentang -1,7 persen hingga -0,6 persen sepanjang tahun ini.
Resesi ekonomi terjadi ketika aktivitas ekonomi yang melemah secara signifikan dalam rentang waktu yang cukup lama. Kondisi ini umumnya ditandai dengan penurunan PDB dalam dua kuartal berturut-turut.
Lalu, apa dampak resesi? Berikut penjelasannya.
1. Meningkatnya Angka Pengangguran
Resesi biasanya bersifat destruktif dan berpotensi menciptakan pengangguran. Hal ini terjadi karena beberapa perusahaan akan mencoba untuk mengurangi biaya produksi, termasuk gaji pegawai. Alhasil, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan semakin meningkat. Para lulusan baru juga kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena perusahaan akan mengurangi perekrutan pegawai baru.
2. Menurunnya Pendapatan dan Daya Beli
Ketika tingkat pengangguran tinggi, daya beli masyarakat akan semakin menurut. Jika daya beli masyarakat menurun, imbasnya akan mengarah pada kebangkrutan di banyak sektor usaha. Dalam kasus resesi 2020, sektor usaha yang diprediksi paling terkena dampak adalah sektor rekreasi dan pariwisata.
3. Menurunnya Akses Pendidikan dan Kesehatan
Baca Juga: Akibat Corona, Kondisi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia ke II
Menurunnya pendapatan dan daya beli juga berbanding lurus dengan menurunnya akses layanan pendidikan dan kesesatan. Dampak ini akan sangat terasa bagi mahasiswa yang semakin kesulitan membayar uang kuliah serta masyarakat yang tidak memiliki asuransi kesehatan.
4. Meningkatnya Ketimpangan Ekonomi dan Kemiskinan
Saat menghadapi resesi, ketimpangan ekonomi dan kemiskinan cenderung akan memburuk. Hal ini karena sebagian besar pegawai yang di PHK adalah mereka yang berasal dari kelas menengah ke bawah.
Jika pendapatan kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah menurun, tentunya ketimpangan ekonomi akan semakin memburuk. Kondisi ini berpotensi memunculkan orang miskin baru dan meningkatkan angka kriminalitas.
Resesi Memberikan Dampak Positif?
Dibalik dampak negatif dari resesi, secara ironis kondisi ini juga memberikan dampak positif di beberapa sektor. Misalnya, di awal tahun 2020 lalu, terlihat adanya penurunan tajam polusi udara di negara-negara berpenduduk padat seperti China dan Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?