Suara.com - Keperkasaan dolar AS melemah setelah hampir 1 minggu terakhir menguat cukup tajam. Harga emas dunia pun kembali naik.
Mengutip CNBC, Selasa (29/9/2020) harga emas di pasar spot naik 1,0 persen menjadi 1.878,33 dolar AS per ounce.
Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,9 persen menjadi 1.882,30 dolar AS per ounce.
Pelemahan dolar AS ini menjelang debat presiden AS pekan ini. Presiden Donald Trump dan mantan Wakil Presiden Joe Biden akan saling berhadapan dalam debat presiden pertama.
Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,4% dari tingkat tertinggi dua bulan di sesi terakhir terhadap sekeranjang enam mata uang.
Meski demikian, kenaikan emas agak tersendat karena ekuitas melesat, terutama didorong data selama akhir pekan lalu yang menunjukkan laba di perusahaan industri China tumbuh selama empat bulan berturut-turut pada periode Agustus.
Meski menguat pada sesi Senin, emas anjlok sekitar 10 persen dari rekor puncak 2.072,50 dolar AS per ounce yang dicapai pada Agustus. Logam itu membukukan penurunan mingguan terbesar sejak 13 Maret pada sesi Jumat.
Logam lainnya, perak melonjak 2,9 persen menjadi 23,52 dolar AS per ounce, platinum melesat 4 persen menjadi 880,93 dolar AS per ounce dan paladium naik 1,7 persen menjadi 2.253,00 dolar AS per ounce.
Baca Juga: Botol Kristal Berlapis Emas Berisi Darah Paus Yohanes Paulus II Dicuri
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Prudential Syariah Klaim Lindungi 300 Ribu Keluarga di RI
-
BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS
-
Dana Kelola Reksa Dana Makin Tumbuh, OJK Bidik Gen Z Investasi dari Rp10 Ribu
-
Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot
-
Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini
-
MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?
-
Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!
-
Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis
-
Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan
-
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka