Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Selasa ini dibuka menguat terhadap dollar AS usai Presiden Jokowi mengesahkan UU Cipta Kerja.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp 14.612 per dollar AS dibanding penutupan Senin kemarin yang berada di level Rp 14.640 per dollar AS.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, penguatan rupiah dipengaruhi situasi yang terkendali pasca demo dan UU Cipta Kerja yang sudah disahkan kemarin.
Kedua hal tersebut memberikan sentimen positif ke rupiah.
Selain itu, pasar menanggapi positif data survei indeks aktivitas manufaktur negara besar yang positif seperti Tiongkok, Jepang, Eropa dan AS, yang dirilis kemarin.
"Sentimen positif ini bisa mendorong penguatan rupiah hari ini terhadap dolar AS," ujar Ariston dalam riset hariannya, Selasa (3/11/2020).
Sementara itu, tambah Ariston, Pemilu AS kelihatannya belum mempengaruhi pasar karena kedua kandidat menunjukkan perbedaan poling yang ketat. Dari poling, Pasar lebih mendukung Biden untuk menang.
"Namun demikian ini berdampak pada pergerakan harga yang terlihat berkonsolidasi dalam kisaran yang sempit," ucap dia.
Baca Juga: Jokowi Sahkan UU Cipta Kerja, IHSG Menguat ke Level 5.133
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan