Suara.com - Harga emas dunia kembali mendapatkan kekuatannya setelah anjlok pada perdagangan sesi sebelumnya karena uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer mengklaim 90 persen vaksin yang ia buat ampuh melawan virus tersebut.
Emas kembali perkasa karena kekhawatiran atas pemulihan ekonomi global serta ekspektasi stimulus fiskal dan moneter lebih lanjut menawarkan dukungan bagi logam safe-haven itu.
Mengutip CNBC, Rabu (11/11/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.875,70 dollar AS per ounce.
Sementara harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup melonjak 1,2 persen menjadi 1.876,40 dollar AS per ounce.
Sebelumnya harga emas anjlok 4,6 persen pada sesi Senin, penurunan harian terbesar sejak 11 Agustus, setelah pabrikan obat Amerika, Pfizer, mengatakan vaksin Covid-19-nya lebih dari 90 persen efektif berdasarkan hasil uji coba awal, mengangkat ekuitas Wall Street ke rekor tertinggi.
Namun, sejumlah saham juga melemah karena kekhawatiran tentang sejauh mana dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 muncul kembali.
Emas cenderung mendapatkan keuntungan dari pengeluaran stimulus karena dianggap sebagai lindung nilai terhadap risiko inflasi dan kelemahan mata uang.
Logam lainnya, perak naik 0,9 persen menjadi 24,28 dollar AS per ounce, platinum menguat 1,8 persen menjadi 881,61 dollar AS per ounce dan paladium turun 0,7 persen menjadi 2.460,33 dollar AS per ounce.
Baca Juga: Emas 50 Gram Emak-emak di Padang Raib, Usai Dihipnotis 'Petugas Covid'
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China