Suara.com - Sebagai upaya untuk mengintegrasikan Program Sejuta Rumah dan pemerintah daerah (pemda), Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghadirkan Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru).
Sibaru merupakan sistem berbasis elektronik yang dirancang untuk mendukung proses pengusulan perumahan yang dilakukan oleh pemda bagi masyarakatnya. Sistem ini bertujuan untuk mempermudah, mempersingkat, dan membantu para penerima manfaat, dalam hal ini pemda dan masyarakat, serta pengembang, untuk bisa mengajukan usulan perumahan dengan mudah.
Sibaru merupakan salah satu pelayanan publik yang bertujuan untuk membantu program pengentasan kemiskinan pemerintah. Pemerintah melalui PUPR ingin agar seluruh masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah yang layak huni dan mampu meningkatkan kesejahteraan.
Dengan memanfaatkan Sibaru, maka pengusul akan mendapatkan keuntungan berupa efisiensi waktu dan tenaga. Usulan akan disimpan dalam data virtual, sehingga tidak membutuhkan ruangan besar untuk menyimpan dokumen, seperti halnya dokumen konvensional.
Usulan perumahan yang dilakukan melalui sistem ini juga dipastikan akan sampai pada pihak-pihak yang berkepentingan dan akan segera ditindaklanjuti. Usulan bantuan perumahan yang bisa disampaikan melalui Sibaru adalah usulan dalam bentuk rumah susun (rusun), rumah khusus, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, hingga bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) perumahan.
Sibaru dapat diakses dengan mudah. Caranya, ketikkan laman sibaru.perumahan.pu.go.id, atau dengan meng-klik tombol Sibaru pada bagian Aplikasi di website Direktorat Jenderal Perumahan (perumahan.pu.go.id).
Jika ada kendala dalam usulan bantuan perumahah, maka masyakarat dapat menghibungi hotline aplikasi Sibaru di 0821 2267 7894. Hotline ini akan dilayani melalui Whatsapp pada hari dan jam kerja.
Untuk layanan online lainnya, pengusul juga dapat mengirimkan e-mail ke alamat perumahan@pu.go.id.
Untuk informasi lebih lanjut dan layanan konsultasi, silakan hubungi :
Koordinator Pengelolaan Data dan Sistem Informasi
Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan
Direktorat Jenderal Perumahan
Gedung G Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110
Baca Juga: ASN PUPR di Kalimantan Selatan akan Segera Miliki Rumah Susun
Berita Terkait
-
Butuh Bantuan Pemerintah untuk Bangun Rumah? Klik Saja Sibaru
-
Kucurkan Rp 23,6 Milliar, Pemerintah Bangun Rusun bagi TNI AL di Sorong
-
Pengerjaan Kawasan Wisata Nasional Borobudur Dipastikan Selesai Tahun Depan
-
Bantuan Selesai, Masyarakat Mempawah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni
-
Bantuan Stimulan Rumah di Sleman Sukses, Warga Miliki Rumah Tahan Gempa
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru