Suara.com - Kebutuhan perumahan bagi masyarakat terus bertambah, padahal jumlah lahan semakin terbatas.
Saat ini, pemerintah tak henti mengerjakan sejumlah proyek pembangunan perumahan dalam Program Sejuta Rumah. Proyek ini dilakukan bagi masyakarat di seluruh Indonesia.
Dalam upaya pengadaan perumahan masyarakat, ternyata pemerintah menemukan
beberapa kendala yang ditemukan di lapangan. Adapun kendala-kendala yang paling utama adalah pengusulan pembangunan rumah dari daerah yang kurang efisien dan banyaknya amputasi usulan tersebut dari masing-masing unit kerja.
Untuk meminimalisir kendala-kendala ini, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merancang kemudahan bagi usulan pembangunan perumahan. Adapun yang bisa mengusulkan adalah Dinas Perumahan dari pemerintah daerah.
Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru) merupakan aplikasi yang dirancang untuk menyediakan sistem informasi tata kelola bantuan perumahan yang terpadu dan mendukung proses bisnis pengelolaan bantuan perumahan di lingkungan Ditjen Perumahan, mulai dari tahap pengusulan bantuan, monitoring pelaksanaan pembangunan dan sebaran lokasinya, hingga akhirnya bantuan perumahan tersebut dihuni dan/atau diserahterimakan ke calon penerima manfaat.
Sibaru merupakan perwujudan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik terpadu yang dapat diakses secara online dan real time, kapanpun dan dimanapun, sehingga sangat memudahkan, cepat, transparan, efektif, efisien, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kemudahan penggunaan sistem Sibaru bertujuan untuk memangkas jalur birokrasi, menghemat waktu, karena berkas tidak perlu berupa hard copy. Sibaru juga ramah lingkungan, karena mengurangi penggunaan kertas.
Sibaru dapat diakses melalui mesin pencari (browser internet) dengan mengetikkan laman sibaru.perumahan.pu.go.id, atau dengan meng-klik tombol Sibaru pada bagian Aplikasi di website Direktorat Jenderal Perumahan (perumahan.pu.go.id).
Untuk informasi lebih lanjut dan layanan konsultasi, silakan hubungi :
Koordinator Pengelolaan Data dan Sistem Informasi
Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan
Direktorat Jenderal Perumahan
Gedung G Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110
Baca Juga: ASN PUPR di Kalimantan Selatan akan Segera Miliki Rumah Susun
Berita Terkait
-
Kucurkan Rp 23,6 Milliar, Pemerintah Bangun Rusun bagi TNI AL di Sorong
-
Pengerjaan Kawasan Wisata Nasional Borobudur Dipastikan Selesai Tahun Depan
-
Bantuan Selesai, Masyarakat Mempawah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni
-
Bantuan Stimulan Rumah di Sleman Sukses, Warga Miliki Rumah Tahan Gempa
-
Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal