Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berbagi cerita seusai lawatannya ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Luhut mengatakan sempat berbincang dengan salah satu anggota Partai Demokrat, yang mengusung Joe Biden menjadi Presiden AS menggantikan Donald Trump.
Luhut mengklaim, banyak anggota Partai Demokrat AS mengapresiasi Pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin.
"Saya ada beberapa ketemu dengan beberapa dari Demokrat juga. Mereka juga menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia," kata Luhut.
Dia mengatakan, politikus Partai Demokrat AS mengapresiasi program Jokowi yang ingin melakukan restorasi mangrove seluas 630 ribu hektare, demi menjaga dan melestarikan lingkungan.
"Mereka juga terkejut atau kalau saya bilang mungkin kagum, Presiden Jokowi sudah merencanakan restorasi mangrove seluas 630.000 hektare lebih dalam 4 tahun ke depan," katanya.
Menurut Luhut saat ini negara-negara di dunia sedang berlomba bagaimana bisa mengurangi emisi karbon.
"Karena itu sekarang di dunia masalah lingkungan menjadi sangat penting dan kita merupakan negara yang penghasil karbon kredit terbesar di dunia dari 75 persen sampai 80 persen karbon kredit dunia itu ada di Indonesia," kata Luhut.
Baca Juga: Diundang ke Istana, Aktivis: Upaya Jokowi Lemahkan Gerakan Anti UU Ciptaker
Berita Terkait
-
Diundang ke Istana, Aktivis: Upaya Jokowi Lemahkan Gerakan Anti UU Ciptaker
-
Sindir Polisi, FPI: Ini Negara Hukum, Bukan Negara Sewenang-wenang
-
Putri dan Menantu Habib Rizieq Mangkir, FPI: Kami Percaya Ini Negara Hukum
-
Jadwal Libur Panjang Akhir Tahun 2020 Sebelum Jokowi Minta Dikurangi
-
Aktivis Lingkungan dan Masyarakat Adat Tidak Pernah Meminta Diundang Jokowi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru