Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor asing, bahwa perekonomian Indonesia bisa tumbuh pada tahun 2021.
Ia mengakui, memang perekonomian global sedang anjlok. Namun, dengan adanya vaksin, ada harapan baru agar perekonomian bisa kembali tumbuh.
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, juga meyakini investor bahwa vaksin bisa tersedia pada Desember ini.
"Saya optimis mulai tahun depan perekonomian Indonesia akan tumbuh positif. Saat ini, Indonesia bisa menekan pandemi COVID-19," ujar Luhut dalam acara 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas yang diikuti sejumlah investor, Rabu (2/12/2020).
"Jika semua berjalan sesuai rencana, Insya Allah kami berharap pasokan vaksin COVID-19 sudah siap pada Desember 2020 dan segera ditindaklanjuti dengan vaksinasi yang mahal di seluruh negeri pada 2021," tambahnya.
Selain Vaksin, Luhut menuturkan, pemerintah juga telah merubah regulasi yaitu lewat Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.
Ia menjelaskan, banyak aturan yang disederhanakan terkait dengan investasi dalam aturan tersebut.
Dengan begitu, investor tak lagi terkendala mengurus izin bahkan lama dalam mengurus izin saat ingin berinvestasi.
"Intinya, ini adalah Omnibus Law. Melalui undang-undang tersebut, pemerintah menyederhanakan dan menyelaraskan 8.451 peraturan nasional dan 15.955 peraturan daerah yang membebani usaha kecil menengah dan perusahaan besar," ucap dia.
Baca Juga: Profil SMA Unggul Del yang Dibanggakan Luhut Binsar Pandjaitan
"Kami juga memodernisasi regulasi yang tidak lagi sejalan dengan persaingan global saat ini. Indonesia juga sedang fokus pada beberapa investasi yang diprioritaskan untuk masa depan," pungkas Mantan Menko Polhukam itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya
-
Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas
-
WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%
-
Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I
-
Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?
-
Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi
-
OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM
-
PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta
-
IHSG Ambles 26 Persen, Sucor Sekuritas Bongkar Strategi Cari Cuan di Tengah Pasar Bergejolak
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik Jelang Iduladha, Beras Premium Justru Turun