Suara.com - Pupuk Kaltim kembali meraih penghargaan The Most Trusted Companies pada ajang Indonesia Most Trusted Company 2020. Pupuk Kaltim meraih predikat Sangat Terpercaya dan menjadi predikat tertinggi pada ajang tersebut.
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim yang secara konsisten menerapkan praktik Good Corporate Governance (GCG) berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI), dalam menjamin keberlangsungan bisnis Perusahaan.
Penghargaan diterima oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, dari Chairman IICG Gendut Suprayitno, didampingi Chief Editor of SWA Kemal E. Gani.
Diungkapkan Rahmad Pribadi, penghargaan ini merupakan komitmen dan hasil kerja keras mulai dari top management hingga seluruh karyawan, yang secara konsisten menempatkan kebijakan GCG sebagai salah satu strategi keberlanjutan Perusahaan.
Upaya tersebut menjadi fokus perhatian Pupuk Kaltim agar implementasi strategi dan kebijakan dalam membangun keunggulan bersaing berdasarkan prinsip GCG, dapat diterapkan dengan lebih baik.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa menerapkan seluruh aspek GCG di dalam proses bisnis Perusahaan,” kata Rahmad Pribadi, Kamis (17/12/2020).
Ditambahkan Rahmad, untuk mengukur implementasi tata kelola perusahaan yang sesuai prinsip GCG, Pupuk Kaltim telah melakukan evaluasi dan asesmen CGPI sejak 2018, sebagai upaya tindak lanjut perbaikan guna peningkatan strategi serta kebijakan pengelolaan Perusahaan yang lebih optimal, utamanya dengan mengawal strategi maupun kebijakan yang terkait dengan membangun keunggulan bersaing dalam kerangka GCG.
“Pupuk Kaltim juga terus berupaya melaksanakan inovasi pada model bisnis, proses bisnis dan sosial-lingkungan yang sejalan dengan prinsip GCG,” ujar Rahmad Pribadi.
Perubahan tata kelola perusahaan juga ditinjau dari berbagai aspek, seperti teknologi, produk, pasar, manajemen sistem, aspek kepatuhan melalui laporan keuangan, SDM, serta faktor input lain dalam memperkuat strategi bisnis Perusahaan.
Baca Juga: Agro Solution Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Pertanian Banyuwangi
“Melalui sejumlah strategi dan kebijakan, Pupuk Kaltim terus mengoptimalkan tata kelola perusahaan yang sejalan dengan prinsip GCG secara konsisten. Hal ini bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan model bisnis yang dijalankan Perusahaan,” tambah Rahmad.
Indonesia Most Trusted Company 2020 merupakan bagian dari Indonesia Good Corporate Governance Award, sebagai apresiasi kepada perusahaan yang dinilai konsisten menerapkan tata kelola GCG yang menitikberatkan pada 3 aspek, diantaranya struktur, proses dan governansi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Ajang penghargaan ini merupakan hasil kerjasama antara The Indonesian Institute for Corporate Covernance (IICG) dengan Majalah SWA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Waspada Marak Penipuan Whatsapp Jelang Lebaran, Ini Cara Mengantisipasinya
-
Saham PTBA Diborong Asing, Berapa Target Harganya?
-
Sengkarut Tarif "Ilegal" Trump: Pemerintah AS Ogah Kembalikan Dana Impor Rp2.040 Triliun
-
Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak
-
Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax