Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah Indonesia kekurangan kontainer untuk melakukan kegiatan ekspor.
Airlangga menuturkan, sepanjang kuartal IV ini atau dari bulan Oktober kegiatan ekspor terus meningkat.
"Kemudian juga melihat bahwa persoalan hari ini adalah persoalan untuk mendapatkan kontainer ekspor, artinya juga demand ekspor meningkat namun penggunaannya kontainernya masih terbatas," kata Airlangga dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (24/12/2020).
Airlangga menuturkan, kegiatan ekspor terus meningkat dari bulan Oktober ini menunjukkan pemulihan ekonomi mulai terlihat.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang bulan November 2020 mengalami kenaikan yang luar biasa yakni mencapai 6,36 persen atau mencapai 15,28 miliar dolar AS jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, sementara secara tahunan juga mencatatkan kenaikan sebesar 9,54 persen.
Angka ekspor ini pun mencatat rekor tertingginya sepanjang tahun ini ditengah pandemi virus corona atau Covid-19.
Bahkan jika ditarik jauh lebih kebelakang lagi, ekspor November ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2018, dimana kalau itu nilai ekspornya mencapai 15,91 miliar dolar AS.
Dari data tersebut terlihat selama bulan November seluruh komponen ekspor dalam negeri mencatatkan nilai positif, seperti halnya ekspor produk migas yang mengalami kenaikan sebesar 24,26 persen dengan porsi 0,76 miliar dolar AS.
Ekspor produk pertanian juga mengalami kenaikan mencapai 6,33 persen dengan porsi 0,45 miliar dolar AS, ekspor produk industri pengolahan yang naik 2,95 persen dengan porsi 12,12 miliar dolar AS, ekspor produk pertambangan dan lainnya yang naik 25,08 persen dengan porsi 1,95 miliar dolar AS.
Baca Juga: Terungkap! Suap Benih Lobster Dipakai Edhy untuk Beli Mobil dan Apartemen
"Ini semua karena demand ekspor yang meningkat namun kontainernya masih terbatas karena memang kemarin terkontraksi. Sehingga ini seluruh memberikan signa positif ke market bahwa perekonomi mulai kembali pulih," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG