Suara.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman yang datang ke Indonesia pada bulan November 2020 tercatat hanya 175,3 ribu orang, angka ini naik 13,90 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 153 ribu wisman.
Tetapi jika dibandingkan secara tahunan jumlah ini masih anjlok 86,31 persen. Di mana pada November 2019 jumlah kunjungan wisman mencapai 1,2 juta orang.
Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (4/1/2021).
"Terhadap November 2019 ini masih minus 86,31 persen," kata Setianto.
Secara kumulatif (Januari–November 2020), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,89 juta kunjungan atau turun sebesar 73,60 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 14,73 juta kunjungan.
Sementara dari sisi Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia bulan November 2020 mencapai rata-rata 40,14 persen atau turun 18,44 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 58,58 persen.
Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK bulan November 2020 mengalami kenaikan sebesar 2,66 poin.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama November 2020 tercatat sebesar 1,59 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,19 poin jika dibandingkan dengan keadaan November 2019.
Menurun jumlah wisatawan bule yang datang ke Indonesia karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19 yang terjadi secara global.
Baca Juga: Sadar Keadaan, Sandiaga Tak Muluk-muluk Pasang Target Kunjungan Wisman 2021
"2018-2019 masih normal, tapi 2020 ini ada pandemi Covid-19," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Wisata Harus Selamat, Tapi Masih Pandemi, Bagaimana Strategi Sandiaga?
-
Sadar Keadaan, Sandiaga Tak Muluk-muluk Pasang Target Kunjungan Wisman 2021
-
Target Kunjungan Wisman Cuma 7 Juta Orang: Bagaimana Sandiaga Genjot Wisata
-
MotoGP Mandalika Diharapkan Sedot Perhatian Wisatawan Mancanegara
-
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Oktober 2020 Turun Drastis
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI