Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis ini (18/2/2021) dibuka sama dibandingkan penutupan Rabu kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp 14.020 per dolar AS, sedangkan penutupan Rabu kemarin yang berada di level Rp 14.020 per dolar AS.
Namun, pergerakan langsung melemah, pada pukul 09.15 WIB terpantau nilai tukar rupiah melemah ke level Rp 14.022 per dolar AS.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, pasar masih mewaspadai pergerakan yield obligasi pemerintah AS yang masih di level tinggi.
"Kenaikan yield bisa mendorong penguatan dollar AS lagi dan menekan rupiah," ujar Ariston dalam riset hariannya, Kamis (18/2/2021).
Namun, Ia melihat rupiah berpotensi menguat hari ini terhadap dolar AS seiring dengan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mulai terkoreksi.
"Sikap Bank Sentral AS yang tertulis dalam notula rapat terakhir di bulan Januari, yang dirilis dinihari tadi, menunjukan dukungan terhadap kebijakan pelonggaran moneter. Hal ini bisa mendukung pelemahan dolar AS hari ini," imbuh Ariston.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru