Suara.com - Huawei berencana membuat mobil listrik dan akan meluncurkan beberapa model tahun ini, sebagai upaya eksplorasi perubahan strategis produsen peralatan telekomunikasi itu menyusul sanksi AS.
Huawei sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan otomotif China, Changan Automobile, dan produsen mobil lainnya untuk menggunakan pabrik mobil mereka untuk membuat kendaraan listrik (EV).
Huawei juga dilaporkan sedang berdiskusi dengan manufaktur kendaraan penumpang, BluePark New Energy Technology, dari BAIC Group, untuk memproduksi kendaraan listriknya.
Rencana tersebut menandai perubahan arah yang memiliki potensi besar bagi Huawei, setelah hampir dua tahun sanksi AS telah memotong akses Huawei ke rantai pasokan utama smartphone, memaksa perusahaan tersebut untuk menjual sebagian dari bisnis ponsel cerdasnya untuk membuat brand tetap hidup.
Huawei dimasukkan dalam daftar hitam perdagangan oleh administrasi Trump karena masalah keamanan nasional. Hal itu termasuk menghalangi penjualan miliaran dolar teknologi dan chip AS kepada Huawei, yang telah membantah melakukan tudingan tersebut.
Juru bicara Huawei membantah rencana perusahaan untuk merancang kendaraan listrik atau memproduksi kendaraan bermerek Huawei.
"Huawei bukanlah produsen mobil. Namun melalui TIK (teknologi informasi dan komunikasi), kami bertujuan untuk menjadi penyedia komponen yang berorientasi pada mobil digital dan baru, memungkinkan OEM mobil (pabrikan peralatan asli) untuk membuat kendaraan yang lebih baik," ujar juru bicara Huawei.
Huawei telah mulai merancang kendaraan listrik secara internal dan mendekati pemasok di negaranya, dengan tujuan meluncurkan proyek tersebut secara resmi pada awal tahun ini, menurut tiga sumber.
Kepala grup bisnis konsumen Huawei, Richard Yu, yang memimpin perusahaan menjadi salah satu pembuat smartphone terbesar di dunia, akan mengalihkan fokusnya ke kendaraan listrik, kata salah satu sumber. Kendaraan listrik tersebut akan menargetkan segmen pasar massal, kata sumber lainnya. (Antara)
Baca Juga: Hasil Studi: BMW Mitra Apple yang Tepat dalam Kembangkan Mobil Listrik
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur