Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui kelompok usahanya PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku pengelola Jalan Tol Serpong-Cinere, terus menyelesaikan pembangunan fisik atau konstruksi jalan tol tersebut secara keseluruhan. PT CSJ optimis Jalan Tol Serpong-Cinere siap dioperasikan dalam waktu dekat.
Direktur Utama PT CSJ Ayu Widya Kiswari menjelaskan, hingga 23 Februari 2021, secara keseluruhan progres konstruksi Jalan Tol Serpong-Cinere telah mencapai 93,932%, sedangkan pembebasan lahannya telah mencapai 98,72%.
“Untuk masing-masing seksi sendiri yaitu, untuk Seksi 1 Serpong-Pamulang pembebasan lahannya telah mencapai 99,21% dan progress konstruksinya telah rampung 100%, sisa pembebasan lahan saat ini kami kejar untuk pekerjaan Jalan Samping atau _frontage Road_. Sementara itu, Seksi 2 Pamulang-Cinere pembebasan lahannya telah mencapai 97,35% dan progress konstruksi mencapai 78,904%," jelas Ayu dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (28/2/2021).
Ayu pun optimis, Seksi 1 Serpong-Pamulang dapat beroperasi lebih awal, yang ditargetkan pada awal Triwulan (TW) II Tahun 2021. Tentu saja dalam dalam memasuki tahap pengoperasian, PT CSJ juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) untuk selanjutnya dapat menjalani tahap uji laik dan fungsi Jalan Tol Serpong-Cinere.
“Bila lulus uji laik dan fungsi, jalan tol ini baru akan beroperasi. Seksi 1 Serpong-Pamulang akan terhubung dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang sudah beroperasi dan diresmikan oleh Presiden Jokowi sejak Desember 2019 lalu. Kami juga terus mengebut penyelesaian pekerjaan untuk Seksi 2 Pamulang-Cinere,” tambah Ayu.
Jalan Tol Serpong-Cinere masuk ke dalam jaringan Jalan Tol JORR II yang memiliki panjang keseluruhan 10,14 Km. Jalan tol ini terbagi menjadi dua Seksi, yaitu Seksi 1 Serpong-Pamulang sepanjang 6,59 Km dan Seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,55 Km.
Jalan tol ini akan memiliki total 4 Gerbang Tol (GT), yakni GT Pamulang, GT Serpong 5, GT Serpong 6, dan GT Serpong 7. Selain itu, jalan tol ini dilengkapi dengan 1 Junction, yakni Serpong Junction yang merupakan pertemuan antara Jalan Tol JORR II dengan Jalan Tol Serpong-Pondok Aren dan 1 Simpang Susun di wilayah Pamulang.
Dengan hadirnya Jalan Tol Serpong-Cinere diharapkan dapat menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan yang menuju Bandara Soekarno-Hatta serta dari arah Tangerang Selatan menuju Jakarta (via ruas Tol Serpong-Kunciran).
Baca Juga: Akses Exit Bitung Jalan Tol Jakarta-Tangerang Kembali Normal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik
-
Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir
-
Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi
-
Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI
-
Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing
-
Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%
-
BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan
-
Purbaya Ancam Potong Anggaran Kementerian dan TKD Pemda Jika Hambat Proyek Investasi
-
Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini
-
PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan