Suara.com - Pengusaha muda, Yasa Singggih mengatakan, dia tak punya modal uang saat memulai bisnis sepatu, Men's Republic. Lelaki 26 tahun ini memulai segalanya dari nol, tanpa uang sama sekali.
"Ketika mulai bisnis sepatu, Juli 2014, saya memulainya dari nol. Saya tidak punya uang sama sekali untuk memulai. Saat itu, modal saya cuma track record papa saya yang sudah 25 tahun bekerja sebagai karyawan di sebuah pabrik sepatu," ujar Yasa Singgih, CEO Men's Republic, dalam webinar "Memulai Bisnis Kreatif sejak Muda, Mengapa Tidak?", yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta, Rabu (3/3/2021).
Yasa mengatakan, ia mencari model sepatu lelaki yang banyak disukai, nomer sepatu yang paling banyak dicari pelanggan, hingga bahan sepatu yang paling diminati dari papa dan jaringannya. Beruntunglah, sang papa memiliki banyak teman yang paham tentang sepatu lelaki, sehingga Yasa belajar banyak dari mereka.
Pun cara mencari pinjaman lunak, Yasa banyak belajar dari papa dan rekan-rekan papanya.
"Satu hal lain yang membuat saya untung, saat itu sudah tersedia aplikasi jualan online, termasuk media sosial, sehingga saya masuk dalam platform ini," ujarnya.
Dengan mendengar banyak masukan, sambil terus berproduksi, Men's Republic mulai bisa menjual 10 lusin per bulan, kemudian 100 lusin per bulan.
"Kemudian kami mulai bisa merambah 34 provinsi di Indonesia dan 9 negara melalui jualan di online," tambah Yasa.
Semua produk sepatunya didukung oleh para perajin di Bandung dan Tangerang, yang didukung oleh 50 karyawan sebagai tim Men's Republic.
"Dulu saya melakukannya sendiri. Cari model, cari bahan, hingga bungkusin sendiri. Tapi kini, saya sudah didukung tim," ujar lelaki yang ingin agar Men's Republic menjadi Zara-nya Indonesia ini.
Baca Juga: Jakarta Ajak Pengusaha Bangun Sumur Resapan Pengendalian Banjir
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Pebisnis Muda, Hadirkan Inovasi Sugar Waxing yang Praktis
-
Pengusaha Muda Sembunyikan Kesuksesan Bisnisnya Karena Malu
-
Cerita Pengusaha Selama Pandemi Covid-19: "Terpenting Tidak Pecat Karyawan"
-
Dulu Ditolak Cewek karena Naik Motor, Pria Ini Buktikan Kini Punya Ferrari
-
Buka Usaha Tahu Walik Saat Pandemi, Resa Sengaja Ingin Bantu Korban PHK
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei
-
Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah
-
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN
-
1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar
-
IHSG Anjlok 26,45 Persen, Mimpi Indah Purbaya Buyar Tahun Ini?
-
IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!
-
Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit
-
Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat
-
Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658