Suara.com - Harga minyak mentah dunia terbang lebih dari 4 persen pada perdagangan Kamis, atau ke posisi tertingginya selama setahun terakhir.
Meroketnya harga minyak ini setelah OPEC dan sekutunya setuju untuk mempertahankan produksi tidak berubah hingga April, karena beralasan pemulihan permintaan dari pandemi virus corona masih rapuh.
Mengutip CNBC, Jumat (5/2/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 2,67 dolar AS atau 4,2 persen menjadi 66,74 dolar AS per barel, setelah melejit ke posisi 67,75 dolar AS level tertinggi sejak Januari 2020.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, meroket 2,55 dolar AS atau 4,2 persen, menjadi 63,83 dolar AS per barel, setelah juga menyentuh level tertinggi Januari 2020, di 64,86 dolar AS per barel.
"OPEC mengejutkan kami. Pesan yang dikirim OPEC ke pasar adalah mereka sangat ingin melihat harga minyak semakin menguat dan pada akhirnya, sangat membantu dalam mengurangi kelebihan pasokan yang dibangun tahun lalu karena Covid-19," kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas di TD Securities.
Beberapa analis memperkirakan OPEC Plus, aliansi dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan produsen utama lainnya, akan meningkatkan output sekitar 500.000 barel per hari.
Pemimpin kelompok itu, Arab Saudi, mengatakan akan memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 1 juta barel per hari, dan memutuskan dalam beberapa bulan mendatang kapan bakal menghentikannya secara bertahap.
"Ada satu duri untuk kisah bullish tersebut dan sangat sedikit yang terkejut. Rusia ingin meningkatkan produksi," kata Kepala Pasar Minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen dalam sebuah catatan.
Rusia diizinkan untuk meningkatkan produksi sebesar 130.000 barel per hari pada April dan Kazakhstan 20.000 barel per hari.
Baca Juga: Stok Menyusut, Harga Minyak Langsung Meroket
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu
-
Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah
-
Saham-saham Komoditas Jadi Penyelamat, IHSG Kembali ke Level 8.948