Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia mulai melayani penerbangan khusus kargo rute Surabaya–Hongkong. Pada penerbangan perdana tersebut, Garuda Indonesia mengangkut komoditas unggulan dari Jawa Timur yang terdiri dari produk unit mikro kecil menengah atau UMKM, produk perikanan dan ragam komoditas lainnya.
Penerbangan khusus kargo Surabaya-Hongkong dilayani satu kali dalam sepekan dengan armada Airbus A330-300 yang memiliki daya angkut mencapai 30-40 ton pada setiap penerbangannya.
Rute khusus kargo Surabaya-Hongkong ini berangkat dari Bandara Internasional Juanda pada pukul 06.00 WIB dan tiba di Hongkong pada pukul 12.00 waktu setempat.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, penerbangan rute khusus kargo menjadi salah satu peluang bisnis yang secara berkelanjutan akan perseroan perkuat selaras dengan tren kebutuhan pengangkutan kargo yang terus tumbuh.
"Dengan pengembangan jaringan penerbangan kargo ini, harapan kami kegiatan direct export komoditas unggulan dari kawasan Surabaya dan sekitarnya dapat semakin berdaya saing, sehingga dapat mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya wilayah Jawa Timur," ujar Irfan dalam keterangannya, Minggu (7/3/2021).
Irfan juga berharap kehadiran penerbangan kargo ini dapat semakin meningkatkan daya saing kualitas produk komoditas unggulan di Jawa Timur dengan waktu pengiriman yang lebih singkat tanpa harus melakukan transit di beberapa hub penerbangan. Sehingga kualitas produk menjadi lebih terjaga dengan cost logistik yang lebih kompetitif.
"Dengan demikian, harga komoditas ekspor dapat menjadi lebih bersaing di pasar global," imbuhnya.
Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah menerbangkan penerbangan khusus kargo dengan rute Surabaya-Banjarmasin–Balikpapan 6 kali setiap minggunya menggunakan armada B737-800NG dengan rata-rata pengangkutan komoditas telur tetas dan general cargo hingga 13,5 ton di setiap penerbangannya.
Selain itu, sejalan dengan upaya optimalisasi pasar kargo dan dukungan terhadap daya saing komoditas unggulan nasional, Garuda Indonesia sebelumnya juga telah melayani penerbangan khusus kargo Manado–Narita, Makassar-Singapura, serta Denpasar–Hongkong.
Baca Juga: Pesawat Garuda Indonesia Pakai Masker, Warganet Kok Malah Ngaku Naksir?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000