Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menggandeng PT Premier Qualitas Indonesia (Group) untuk menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) non subsidi.
Executive Vice President Nonsubsidize Mortage & Personal Loan BTN Suryanti Agustinar mengatakan, memasuki pertengahan semester I industri properti tanah air kian menggeliat.
Seiring dengan program vaksinasi Covid-19 sejak Februari lalu, optimisme industri properti pun kian bertambah salah satunya relaksasi yang dilakukan BI yaitu kebijakan DP 0 persen dan kemudian PPn 0 persen.
"Program vaksinasi di tahun kedua covid-19 ini jelas telah menambah kepercayaan diri hampir semua sektor industri, termasuk properti. Kita ingin bersama mencapai harapan salahsatunya dengan menjalin kerjasama dengan develover besar untuk memperluas jaringan dan bagian dari upaya mencapai target realisasi KPR Non Subsidi tahun 2021," ujar Suryanti dalam keterangannya, Senin (29/3/2021).
Yanti, sapaan akrabnya, menuturkan PT Premier Qualitas Indonesia merupakan pengembang skala besar berpengalaman sejak tahun 1998 dengan 25 projek properti di seluruh kawasan Jabodetabek.
Karenanya, BTN memutuskan teken PKS bagi pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) yang tersedia pada proyek tersebut.
"Kerja sama ini juga merupakan upaya BTN mendongkrak daya beli masyarakat pascapandemi, dengan program BTN tanpa perlu membayar pokok kredit selama 2 tahun dan DP 0 persen," jelas dia.
Premier Estate 2 & 3 merupakan projek landed house yang berkonsep hunian alam tropis. Berada di kawasan timur Cibubur tepat nya di Jalan Raya Kodau dan Jalan Raya Kranggan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kehidupan modern saat ini di antaranya Club House, PlayGround, Health & Welness, Internet Fiber Optic, Estate Management Professional, PLN Prioritas Premium Silver.
Sementara, Direktur PT Premier Qualitas Indonesia (Group), Yenny Palau, mengatakan PKS yang baru pertama dilakukan dengan Bank BTN ini diharapkan akan mampu mendongkrak pemasaran proyek tersebut dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,3 miliar sampai Rp3,5 miliar.
Baca Juga: Erick Thohir Diminta Tak Salah Pilih Calon Dirut BTN
"Kami juga berharap kerja sama ini akan terus berlanjut pada proyek-proyek kami yang lain, dan tentunya harapan kami ini akan semakin mendongkrak penjualan kami," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz