Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Senin (26/3/2021) pagi dibuka menguat tipis dibandingkan penutupan Jumat pekan kemarin.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp 14.416 per dollar AS, sedangkan penutupan Jumat pekan kemarin yang berada di level Rp 14.417 per dollar AS.
Penguatan itu tertahan, terpantau pada pukul 09.30 WIB nilai tukar rupiah melemah 15 poin atau 0,10 persen dibanding pembukaan di level Rp 14.432 per dollar AS.
Analis Riset Monex Investindo Futures, Ahmad Yudiawan mengatakan, rupiah berpeluang melemah hari ini karena tertekan oleh sentimen dalam dan luar negeri,
"Dari dalam negeri rupiah kembali tertekan oleh serangan bom bunuh diri yang berpeluang memunculkan ketidakstabilan keamanan," kata Ahmad dalam riset hariannya.
Sementara, tambah Ahmad, dari luar dollar AS yang melanjutkan tren kenaikan karena optimisme pemulihan ekonomi AS dan The Fed membiarkan ekspektasi inflasi AS terus meningkat
"Hal ini bisa menopang tingkat imbal hasil obligasi AS masih menjadi pemicu pelemahan rupiah hari ini," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah
-
Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
-
Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI
-
Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita
-
India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!
-
Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru