Suara.com - Gerak cepat merespon arahan Presiden Joko Widodo, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng PT. Bank Negara Indonesia (BNI) meluncurkan kanal digitalisasi pengelolaan zakat guna mempermudah umat dan masyarakat dalam melakukan pembayaran dan digitalisasi pengelolaan Zakat Infaq dan Sodaqoh (ZIS).
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Bersama antara Baznas dan BNI yang dilaksanakan di Jakarta Rabu, (5/5/2021), dihadiri oleh Ketua Baznas KH Noor Ahmad, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto beserta segenap jajaran Pimpinan dan Direksi Baznas.
"Tanggal 15 April 2021, Bapak Presiden telah meluncurkan program Gerakan Cinta Zakat dan memberikan arahan kepada kami d isaat pandemi seperti saat ini. Kami diminta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan digitalisasi pembayaran dan pengelolaan guna mempermudah masyarakat/Muzaki dalam saat melakukan pembayaran ZIS," ujar Noor Ahmad.
Noor bilang, pihaknya menggandeng BNI yang telah dikenal sebagai Bank BUMN pelopor Digitalisasi Program Pemerintah dengan tujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Disamping itu, kerja sama juga dilakukan dalam program kampanye bersama Gerakan Cinta Zakat kepada Karyawan, Nasabah BNI dan masyarakat umum melalui berbagai channel digital milik BNI.
Dalam kesempatan yang sama, Sis Apik Wijayanto menyampaikan bahwa BNI siap membantu mewujudkan penggunaan teknologi digital dalam penghimpunan, pengelolaan dan penyaluran ZIS.
Sehingga, dapat mendorong dan memudahkan masyarakat Indonesia/Muzaki dalam melakukan pembayaran ZIS, maupun transparansi dalam pengelolaan dan penyaluranya secara digital dan sekaligus sebagai perwujudan implementasi Program Gerakan Cinta Zakat sebagaimana yang telah diluncurkan oleh Bapak Presiden Jokowi.
Adapun berbagai solusi digitalisasi yang dikerjasamakan antara lain penggunaan Cash Management dalam pengelolaan Aliran dana masuk/Cash In maupun Cash Out/penyaluran ZIS secara non tunai.
"Kedepannya kami sedang mengembangkan integrasi sistem Baznas, BNI dan Dirjen Pajak/kemenkeu yaitu integrasi pembayaran donasi/ZIS dengan sistem E-Filing melalui pencatatan secara elektronik seluruh pembayaran ZIS individu maupun korporasi dalam satu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat) berbasis Virtual Account/VA sehingga dalam periode tertentu dapat digunakan oleh muzaki untuk melakukan pengurangan pendapatan kena Pajak pada saat melakukan pembayaran pajak. Kami ingin mendorong umat/muzaki melakukan pembayaran berbagai ZIS sebanyak banyaknya dengan benefit pajak,” ujar Sis Apik.
Baca Juga: Sahkah Zakat Digital atau Lewat Aplikasi? Ini Kata Baznas
Untuk menjawab keinginan masyarakat, BNI juga mengembangkan solusi sistem donasi people to people yang telah diimplementasikan dalam Program Diaspora Peduli, dimana Muzaki dapat memilih penerima Manfaat/Mustahik sesuai dengan kebutuhan dan keinginan (interest) individu maupun kelompok.
"Mudah-mudahan kerja sama yang digagas di tengah bulan Suci Ramadhan dapat memberikan manfaat kepada umat dan masyarakat Indonesia sehingga bisa memudahkan para muzaki membantu mustahik mengatasi berbagai dampak krisis akibat Pandemi Covid-19 ini melalui BAZNAS,” pungkas Sis Apik.
Berita Terkait
-
Sahkah Zakat Digital atau Lewat Aplikasi? Ini Kata Baznas
-
Askrindo Gandeng Baznas Gelar Operasi Katarak Gratis
-
Jombang Launching ATM Beras, Gesek Kartu Baznas dan KTP Dapat 5 Liter Beras
-
Target Penyaluran Zakat Baznas Kaltim 2021 Rp 11 Miliar
-
Rakornas Dorong Penguatan Baznas sebagai Pengelola Zakat Nasional
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru