Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2021 sebagai upaya untuk mendorong penguatan lembaga Baznas sebagai pengelola zakat nasional.
Rakornas Baznas akan diadakan pada di Jakarta pada 4-6 April 2021. Adapun acara tersebut dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.
“Rakornas Zakat 2021 diselenggarakan dengan tujuan mendorong penguatan kelembagaan Baznas sebagai pengelola perzakat nasional," ujar Ketua Baznas, Noor Achamd, Minggu (4/4/2021).
Noor menjelaskan, rakornas bertujuan mengakselerasi perwujudan visi dan misi Baznas, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat, menguatkan peran Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan, baik material maupun spiritual.
Selain itu, lanjut Noor, rakornas juga bertujuan meningkatkan koordinasi dan melakukan evaluasi kinerja organisasi, meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme. Serta, memberikan sosialisasi terkait strategi dan proses digitalisasi pengelolaan zakat.
"Kita berharap tujuan ini bisa mengantarkan Baznas menjadi pilihan pertama pembayar zakat, lembaga utama menyejahterakan umat,” kata Noor.
Hajatan akbar ini, sambung Noor, menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, dengan melibatkan Satgas Covid-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), layanan tes antigen oleh tim Rumah Sehat BAZNAS (RSB), serta perizinan dari pihak berwenang,” ujar dia.
Ketua BAZNAS menyebutkan, karena protokol kesehatan Covid-19 dan aturan pembatasan jumlah peserta dan jarak yang juga ketat. Lebih jauh, ia menyebut rakornas belum bisa melibatkan Baznas kabupaten atau kota dan LAZ.
“Insya Allah akan dibuatkan rapat nasional khusus pasca Ramadhan. Kegiatan ini juga digelar secara hybrid, kombinasi offline dan online yang bisa disaksikan melalui kanal Youtube dan BAZNAS TV,” ucap dia.
Baca Juga: Ajinomoto Raih Penghargaan CSR Terbaik di BAZNAS Award 2020
Rakornas Zakat 2021, beber Noor, dihadiri 25 peserta dari BAZNAS pusat, 130 Pimpinan BAZNAS provinsi se-Indonesia dan para pejabat negara seperti Menko PMK, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Menteri Agama, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur BI, Ketua dan Pimpinan Komisi VIII DPR, mitra Baznas.
Berita Terkait
-
Desa Binaan Baznas Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020
-
JNE dan Baznas Salurkan 1.000 Quran ke Jabodetabek hingga Jawa Tengah
-
Dompet Dhuafa dan Baznas Apresiasi Para Pendidik di Hari Guru Nasional
-
Komitmen pada Anti Suap, Baznas Terima Sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan
-
Kementan Apresiasi Dukungan Baznas Tingkatkan Kesejahteraan Peternak
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026
-
Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax