Suara.com - Pemerintah bakal mengawasi dengan ketat terkait datangnya puluhan ribu pekerja migran yang akan pulang kampung ke tanah air, hal ini demi meminimalisir penularan kasus baru virus corona atau Covid-19.
Dari data yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto setidaknya ada 25.467 ribu pekerja migran yang akan datang pada bulan Mei ini.
"Ini yang diperlukan penanganan dan penanganan secara khusus," kata Airlangga dalam jumpa pers virtual di Istana Negara, Senin (10/5/2021).
Airlangga bilang selama periode April-Mei itu pekerja migran yang akan tiba diprediksi mencapai 49.682 orang, di mana pada bulan April kemarin 24.215 pekerja migran, dan di bulan Mei adalah 25.467.
"Ini untuk para pekerja migran Indonesia dilakukan dengan prokes ketat, baik itu melalui dengan pengetesan termasuk PCR tes dan karantina dan hasil positif yang cukup tinggi ini di antisipasi di daerah yang memang masuk untuk migran," katanya.
Sebelumnya sebanyak 1.278 pekerja migran Indonesia langsung menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, karena terkonfirmasi positif Covid-19.
"Setiba di Indonesia semua pekerja migran Indonesia langsung dibawa ke Wisma Atlet untuk menjalani karantina sesuai protokol kesehatan," kata Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/5/2021).
Benny meyebut para pekerja migran Indonesia datang dari berbagai negara penempatan, yakni: Abu Dhabi, Belanda, Qatar, Singapura, Hongkong, Taiwan, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Dubai, dan Thailand.
Setelah selesai menjalani karantina, Benny menjelaskan, BP2MI akan langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah bersangkutan untuk menyiapkan kepulangan para pekerja migran Indonesia hingga ke daerah asalnya.
Baca Juga: Cegah Varian Baru COVID-19, Puluhan Pekerja Migran Asal Jember Karantina
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis