Suara.com - Youtuber asal Indonesia Jerome Polin Sijabat atau yang akrab dengan sebutan Jerome Polin berkesempatan jalan-jalan ke kantor BNI Tokyo, Jepang. Di BNI Tokyo, Jerome akhirnya mengetahui fakta menarik bahwa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) merupakan satu-satunya bank dari Indonesia yang ada di negeri Sakura tersebut.
Jerome langsung mencoba membuat Remittance Card dan membuka BNI Taplus di Kantor BNI Tokyo tersebut.
“Wah akhirnya sudah jadi beneran (BNI Taplus dan Remittance Card). Yeay dapet juga kartunya. Kita langsung coba yuk,” ungkap Jerome.
Saking sumringahnya, Jerome mencoba kartu BNI Taplus miliknya di salah satu supermarket atau pusat perbelanjaan di Jepang. Jerome bahkan dibuat takjub karena ternyata transaksinya begitu cepat dengan BNI Taplus lewat mesin EDC di sana, bahkan tanpa perlu memasukkan PIN.
“Untuk nilai tertentu, kalau (nominalnya) tidak besar. Maka tidak perlu membutuhkan PIN,” ujar salah seorang pegawai BNI Tokyo yang menjelaskan kepada Jerome. Kisah lengkap Jerome ini dapat disaksikan di bawah ini:
Sbagai salah satu diaspora RI di Jepang, Jerome ikut mencoba fitur transfer THR secara digital lewat Fitur DiKado BNI lewat BNI Mobile Banking. Lewat fitur DiKado, diaspora RI/ masyarakat bisa berbagi dengan mengirimkan digital kado yang disertai dengan kartu ucapan ke keluarga di Tanah Air.
“Tinggal buka rekening kita di BNI Mobile Banking, bisa kirim kado virtual ke teman atau keluarga. Gampang banget,” ujar Jerome.
Melalui fitur DiKado, diaspora RI bisa memilih kartu ucapan sesuai momen spesial, seperti kartu ucapan bertemakan Hari Raya Idul Fitri yang dituliskan untuk orang terkasih. Setelah transaksi, masyarakat dapat langsung SHARE kartu ucapan melalui aplikasi chatting di smartphone miliknya.
General Manager BNI Tokyo M Emil Azhary menuturkan ke Jerome, sebagai satu-satunya bank Indonesia yang ada di Jepang, BNI Tokyo melayani banyak fungsi untuk bisnis dan perdagangan antara Jepang-Indonesia.
Baca Juga: Libur Lebaran, BNI Tebar Promo Staycation di Jakarta
“BNI Tokyo berfungsi memfasilitasi transaksi ekonomi antara Indonesia dan internasional seperti investasi, jadi mendukung investasi Jepang yang masuk ke Indonesia dan sebaliknya, kemudian mendukung ekspansi perusahaan Indonesia ke Jepang, dan mendukung transaksi perdagangan dan pengiriman uang internasional serta tentunya mendukung Diaspora Indonesia,” ujarnya.
Sehingga, pembukaan rekening di BNI Tokyo pun dapat dilayani lewat 3 mata uang berbeda yaitu rupiah, USD, dan Japanese Yen. “Jadi, di BNI Tokyo ada layanan khusus untuk orang Indonesia dan khusus untuk orang Jepang,” pungkas Emil kepada Jerome.
Berita Terkait
-
Masuk White List Tokyo MoU, Keamanan Pelayaran Indonesia Diakui Dunia
-
Profil Jerome Polin, Youtuber Jenius yang Berani Kasih Soal ke Mendikbud
-
3 Hal yang Akan Dilakukan Jerome Polin Jika Ia Seorang Mendikbud
-
Salah Jawab Pertanyaan Matematika, Nadiem Makarim Buat Jerome Polin Tertawa
-
Jerome Polin Ungkap 2 Perbedaan Sistem Pendidikan Indonesia dengan Jepang
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora
-
Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar
-
Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026
-
1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan
-
Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton