Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia pada bulan Juni 2021 sebanyak 140,9 wisman. Angka ini menurun sebesar 10,04 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan pada bulan Juni 2020.
Begitu juga jika dibandingkan dengan keadaan pada bulan Mei 2021, jumlah kunjungan wisman bulan Juni 2021 juga mengalami penurunan sebesar 7,71 persen.
Secara kumulatif (Januari–Juni 2021), jumlah kunjungan wisman mencapai 802,38 ribu kunjungan atau menurun drastis sebesar 74,33 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 3,13 juta kunjungan.
"Jadi memang kunjungan wisman ini belum ada perbaikan yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan tahun 2020 atau 2019, jadi masih sangat rendah," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Senin (2/8/2021).
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada bulan Juni 2021 mencapai rata-rata 38,55 persen atau meningkat sebesar 18,85 poin dibandingkan dengan TPK bulan Juni 2020 yang tercatat sebesar 19,70 persen.
Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Mei 2021, TPK bulan Juni 2021 juga mengalami peningkatan sebesar 6,58 poin.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel klasifikasi bintang selama bulan Juni 2021 mencapai 1,68 hari, atau menurun tipis sebesar 0,01 poin jika dibandingkan dengan keadaan pada bulan Juni 2020 yang tercatat sebesar 1,69 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kemnaker Buka-bukaan Data PHK 2025, Jabar Paling Tinggi: 18.815 Pekerja Terdampak
-
OJK Kembalikan Dana Korban Scam, Nilainya Tembus Rp161 Miliar
-
Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram
-
Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908
-
ADHI Selesaikan Jembatan Darurat di Bireun Aceh, Aktivitas Ekonomi Kembali Jalan
-
Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi
-
IHSG Bangkit di Awal Perdagangan Kamis ke Level 9.052, Tapi Rawan Koreksi
-
Indonesia Hadapi Kesenjangan Adopsi AI: 93% Profesional Terpapar, Namun Organisasi Belum Siap
-
Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?