Suara.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengungkapkan realisasi anggaran PCPEN baru terserap Rp 305,5 triliun atau 41 persen dari Rp 744,75 triliun.
Dia merinci, anggaran itu terserap untuk sektor kesehatan Rp 65,55 triliun, perlindungan sosial Rp 91,84 triliun, serta dukungan UMKM dan korporasi Rp 52,43 triliun.
"Kemudian, kluster prioritas realisasi Rp 47 triliun dari pagu Rp 117,94 triliun dan insentif usaha realisasi Rp 43,35 triliun dari pagu Rp 62,83 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Senin (3/8/2021).
Dalam hal ini, Menko Perekonomian ini berjanji untuk mempercepat bantuan-bantuan yang akan diberikan ke masyarakat dan pelaku usaha.
Misalnya, Menurut Airlangga, pemerintah akan menyalurkan bantuan kepada pedagang kaki lima secepatnya.
"Ini sedang di difinalisasi dan diharapkan ini sudah bisa langsung jalankan melalui TNI, Polri ini regulasi nya sudah disiapkan dan ini akan dibagikan Rp 1,2 juta per orang dan untuk 1 juta target," ucap dia.
Sementara, Airlangga juga mengungkapkan, program bantuan sosial tambahan sudah terealisasi sebesar Rp 5,15 triliun untuk 7,55 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
"Kartu sembako pada Juli terealsisi Rp 9,4 Triliun untuk 15,67 juta KPM. Program BLT desa Rp 1,49 Triliun untuk 2,18 juta KPM. Kemudian bantuan susbidi upah yang mulai berjlaan dan Banpres produktif usaha mikro mulai diluncurkan Presiden 30 Juli lalu," kata Mantan Menteri Perindustrian.
Baca Juga: Melalui Seminar Online, KPCPEN Berupaya Mengedukasi terkait Vaksin Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah
-
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen
-
Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun