Suara.com - Developer properti Merraland menjalin hubungan kerja sama dengan Bank BRI perihal pembiayaan rumah secara kredit (KPR). Bertindak atas nama Permata Hijau Mansion, Merraland meresmikan hubungan kerja sama dengan Bank BRI ini dalam upacara penandatanganan yang diadakan di proyek perumahan Permata Hijau Mansion, Jakarta Selatan.
Upacara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Arif Wibowo selaku pimpinan Bank BRI cabang Bintaro, dan juga dihadiri oleh para Board Of Director dari pihak Merraland.
Mukhlis Apen selaku Direktur Utama Merraland mengatakan bahwa Bank BRI nantinya akan menjadi fasilitator atau penyedia layanan kredit kepemilikan rumah di Permata Hijau Mansion.
“Metode pembayaran KPR masih menjadi pilihan terfavorit para customer yang hendak membeli unit rumah di Permata Hijau Mansion. Guna memenuhi kebutuhan para customer tersebut, kami menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai bank. Bank BRI menjadi salah satu pilihan kami sebagai fasilitator layanan KPR ini,” kata Mukhlis ditulis Senin (16/8/2021).
Merraland (PT Spirit Usaha Mandiri) adalah perusahaan yang bergerak di bidang developer properti dan memenuhi kebutuhan para investor hingga keluarga baru generasi milenial yang ingin memiliki hunian premium.
Tidak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 yang sedang melanda seluruh belahan dunia ini telah mengubah gaya hidup dan pola aktivitas masyarakat di berbagai macam sektor kehidupan.
Sebagai contoh, pertemuan dengan rekan kerabat; proses belajar-mengajar; hingga aktivitas bekerja pun kebanyakan dilakukan secara virtual di kediaman masing-masing.
Cepat atau lambat, setiap orang harus bisa beradaptasi dengan perubahan tersebut di era new normal ini. Ditambah pula dengan adanya kebijaksanaan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Berangkat dari hal tersebut, Merraland berupaya mendukung program pemerintah serta memberikan solusi kepada masyarakat lewat cluster perumahan di Permata Hijau Mansion.
“Di era new normal saat ini, kita jadi lebih banyak melakukan aktivitas di rumah. Dengan slogan ‘Limited Premium Cluster At Premium Location’, Permata Hijau Mansion memberikan konsep rumah yang premium, minimalis, modern, terjangkau dan terbatas, serta didukung juga dengan fasilitas-fasilitas yang menunjang era new normal tersebut. Seperti kolam renang pribadi dan area taman terbuka di bagian rooftop yang ada di setiap unit rumah Permata Hijau Mansion. Penghuni akan semakin betah di rumah,” tutur Mukhlis.
Baca Juga: Meski ada PPKM, Animo Konsumen Membeli Rumah Secara Langsung Tinggi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana