“Dari Mandiri sendiri kami mengedepankan dari sisi sustainable banking untuk mengelola portofolio perusahaan yang berkelanjutan, serta mengembangkan produk dan financial service contohnya sustainable bond yang sudah kami terbitkan pada Maret tahun ini. Dari sisi operasi bisnis kami juga memantau penerapan ecofriendly operation,” ucapnya.
Ia menambahkan, Bank Mandiri selama ini berupaya membantu petani swadaya menjalankan inisiatif wirausaha mandiri untuk mendorong produktivitas. Bank Mandiri juga memberikan akses permodalan berupa kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit plasma terhadap petani sawit.
“Di sektor sawit, kami membentuk acceptance criteria yang merupakan prasayarat apakah kami bisa membiayai bisnis sawit. Di dalamnya terdapat aspek berkelanjutan,”imbuhnya.
Sementara dari sisi pemerintah, upaya transisi untuk meminimalisir risiko iklim dijalankan melalui berbagai kebijakan seperti moratorium sawit, perluasan penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).
“Banyak regulasi yang telah dikeluarkan pemerintah, termasuk saat ini terdapat Rencana Aksi Nasional (RAN) sawit berkelanjutan dengan melibatkan 14 kementerian/lembaga pusat, 26 gubernur dan bupati daerah sentra sawit, dan kami juga membentuk forum multi pihak,” ujar Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Dedi Junaedi.
Pada akhirnya, kolaborasi para pemangku kepentingan di industri kelapa sawit Indonesia ini perlu dititikberatkan dalam memahami transisi iklim. Analisis Orbitas menyatakan, industri kelapa sawit akan memasuki era baru sebagai akibat dari perubahan iklim, dengan temuan kunci sebagai berikut:
- Tingkat kerentanan perusahaan terhadap transisi iklim sangat bergantung pada strategi penggunaan lahan, pengurangan emisi, akses permodalan serta efisiensi operasional.
- Transformasi menuju model bisnis berkelanjutan merupakan strategi yang menguntungkan.
- Pembatasan penggunaan lahan mendorong kenaikan harga lahan, meningkatkan persaingan lahan, dan mendorong produktivitas yang lebih tinggi.
- Petani rakyat akan memainkan peran penting dalam meningkatkan hasil produksi industri sawit dan mengurangi deforestasi di masa depan, namun membutuhkan dukungan dari produsen dan investor.
- Investor sebaiknya menghindari investasi di perusahaan yang memiliki konsesi di area bernilai konservasi dan mempunyai stok karbon tinggi, menerapkan kebijakan NDPE yang minim, dan/atau yang strategi pertumbuhan usahanya bergantung pada ekspansi lahan.
- Upaya serius dari semua aktor yang terlibat di dalam transisi iklim ini sangat diperlukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari