Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut, industri besar bukan tulang punggung ekonomi negara melainkan ekonomi kecil dan UMKM.
"Jadi kalau ada yang bilang bahwa industri besar yang menopang ekonomi kita, itu salah. Karena justru ekonomi kecil, UMKM kita yang memberi kontribusi yang besar terhadap ekonomi nasional," kata Sandiaga dalam webinar bersama mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang dikutip dari siaran pers Kemenparekraf di Jakarta, Kamis (9/9/2021).
Terlebih, nilai kontribusi UMKM terhadap ekonomi nasional, ujar Sandiaga Uno, mencapai 62-65 persen.
Ditambah lagi, sektor itu disebut membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat dengan catatan 98 persen pelaku ekraf adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sedangkan, sebanyak 97 persen lapangan kerja di Indonesia berasal dari UMKM.
Dalam masa pandemi, ia menerangkan bahwa tiga bidang yang berkembang adalah aplikasi, televisi, dan pengembangan permainan (gaming).
Pertumbuhan sejumlah sub sektor ekraf dianggap menjadi bukti besarnya potensi ekonomi digital di Indonesia.
Merujuk data terhimpun, sebut dia, angka e-commerce mencapai 83 miliar dolar AS, media online mencapai 10 miliar dolar AS, travel online sebesar 15 miliar dollar AS, serta transportasi dan makanan sebesar 16 miliar dolar AS.
Oleh karena itu, lanjutnya, langkah pemulihan ekraf kini difokuskan bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
"Kenapa hari ini saya hadir di Polinema? Karena saya yakin bahwa institusi pendidikan yang menjadi ujung tombak peningkatan SDM parekraf. Juga perluasan pasar, peningkatan usaha, inovasi produk dan jasa kreatif,” jelas dia.
Baca Juga: Pendaftaran BPUM Segera Ditutup, Penuhi Syarat Ini Agar Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta
Dia memaparkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki beragam program pengembangan. Mulai dari bantuan pemerintah, pelatihan, pendampingan, akses pemasaran, perizinan, legalitas, pelaporan keuangan, serta akses pembiayaan dan permodalan.
"Nah ini sudah kita gagas, khususnya di bidang kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi dan permainan yang akan mendapatkan mentorship dari saya langsung dan kita akan publikasikan serta membentuk jejaring. Kita akan melakukan penguatan ekosistem ekonomi digital," papar Menparekraf.
Ia juga mengatakan mahasiswa berperan penting dalam mengembangkan creativepreneurship (kewirausahaan kreatif) yang merupakan bagian dari sektor ekonomi kreatif (ekraf).
Melalui kombinasi antara kewirausahaan, kemampuan teknologi informasi, dan komunikasi, kalangan muda diyakini mampu menciptakan peluang usaha sekaligus lapangan kerja di tengah pandemi COVID-19.
"Creativepreneurship diharapkan bisa membawa kita untuk melihat satu potensi. Bukan hanya bertahan, tapi juga mengambil peluang untuk mencetak pemenang," kata Sandiaga Uno, dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa sektor ekraf mampu memberikan nilai tambah dan kekayaan intelektual dari inovasi maupun kreativitas.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Bagikan Rahasia bagi UMKM agar Mampu Bertahan di Masa Sulit
-
Dear Pelaku Usaha, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memulai Bisnis
-
Investasi di Surabaya Tembus Rp17,4 Triliun, Target Tahunan Turun Dibanding 2020
-
Cara Mencairkan BLT UMKM Tanpa Antre, Cek di Sini
-
Pelaku UMKM Ingin Dapat Kredit Usaha Tanpa Agunan BRI? Begini Caranya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!