Suara.com - Kabar adanya kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi yang ingin merenovasi renovasi ruang kerja Menteri Nadiem Makarim memantik beragam respon dari para pengamat dan warganet di media sosial.
Salah satunya cendekiawan muslim, Azyumardi Azra yang menyebut Nadiem tidak memiliki sense of crisis. Menurutnya, menteri pendidikan dan kebudayaan seharusnya memiliki empati dan membantu anak didik yang saat ini tengah kesulitan.
"Seharusnya Menteri yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan menunjukkan perilaku ber-kebudayaan, yaitu 'sense of crisis' dan sikap empati untuk membantu anak didik yang terkapar," ujar dia melalui akun Twitternya, @Prof_Azyumardi pada Kamis (9/9/2021) kemarin.
Terlebih, saat ini tidak sedikit sektor pendidikan yang sulit bangkit dan menjalankan kembali sekolah secara formal karena pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.
Dengan alasan itu, seharusnya menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi, Nadiem Makarim bisa lebih peka dan empati melihat fenomena di lapangan dan memilih untuk menolak usulan itu.
"Menolak menggunakan anggaran untuk hal tidak urgen, sambung dia.
Untuk diketahui, sebelumnya beredar kabar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi bakal merenovasi ruang kerja Mendikbud Ristek Nadiem Makarim.
Sejumlah warganet juga mengkritik kebijakan yang dianggap tidak urgent tersebut.
"Seharusnya inget pelajaran ekonomi, skala prioritas. Apakah renovasi ruang kerja itu kebutuhan primer, sekunder atau tersier," tulis Suaynilam.
Baca Juga: Beredar Situs Palsu PeduliLindungi, Masyarakat Diminta Teliti dan Waspada
"Gak jelas kemarin dana BOS min 60 siswa yg kota gak masalah lah yg diplosok harus nyari sekolah puluhan kilo untuk dapat sekolah ini malah mau buat gedung haha," tulis Rizal.
Berita Terkait
-
Mendikbudristek Nadiem Cabut Dana BOS untuk Sekolah, Gus Muhaimin: Batalkan!
-
Gus Muhaimin Minta Nadiem Makarim Percepat Tuntaskan 3 Juta Warga Buta Aksara
-
Menteri Nadiem Curhat: Saya juga Stres Dampingi Anak Belajar Online
-
Nadiem Sebut 50 Persen Guru Sudah Divaksin Covid-19, Sekolah Harus Segera Dibuka
-
Nadiem: Semua Sekolah di Daerah PPKM Level 3-1 Boleh Buka Tanpa Syarat Vaksinasi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Harga Emas Anjlok! Saatnya Borong Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini?
-
Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok
-
BKI Mulai Ekspansi Sertifikasi dan Inspeksi ke Pembangkit Listrik
-
Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya
-
Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham
-
460 Ribu Rekening Penipu Diblokir, Dana Rp169 Miliar Korban Berhasil Dikembalikan
-
Laporan Kinerja ISAT Kuartal I 2026, Buy atau Sell?
-
BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025