Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih penghargaan dari ajang Asia Pasific Quality Organization (APQO) International Conference ke-26.
Selain itu, Pupuk Indonesia juga berpartisipasi dalam Award for Contributing to Excellence (ACE) Team Award Competition 2021 yang digelar satu bulan penuh pada bulan Oktober 2021. Kedua kegiatan ini diadakah secara virtual dari Perth, Australia.
SVP Strategi Korporat Pupuk Indonesia, Bagus Subekti menyatakan bahwa APQO merupakan organisasi otonom, non-politik, non-profit, ilmiah dan teknis yang keanggotaannya terdiri dari organisasi dan individu dengan tujuan untuk mencapai peningkatan mutu barang dan jasa yang berkelanjutan.
“APQO juga bisa menjadi ajang untuk mencapai efisiensi, promosi, pengembangan organisasi, dan sarana yang tepat untuk bertemu dengan asosiasi lainnya yang peduli dengan peningkatan mutu baran dan jasa,” ujar Bagus dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).
Sedangkan ACE Team Award Competition 2021 adalah kompetisi keunggulan untuk tim terbaik dari sektor publik, nirlaba, maupun dari industri dan organisasi untuk berbagi “praktek terbaik” atau Best Practice dan menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.
Acara ini diikuti oleh 57 tim kompetisi dari berbagai negara, dengan Indonesia menghadirkan sebanyak 39 tim dari perwakilan 12 perusahaan dengan jumlah peserta mencapai 170 peserta.
Dalam ajang ini, Pupuk Indonesia mengirimkan dua Tim Inovasi, yaitu Nutrilead yang mengembangkan inovasi produk pupuk dan Tim Budhal yang mengembangkan Inovasi Teknologi. Hasilnya, kedua tim yang mewakili Pupuk Indonesia tersebut berhasil menyabet peringkat tertinggi kategori 3 Star.
Sejumlah anggota holding Pupuk Indonesia juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Diantaranya adalah PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, serta PT Pupuk Indonesia Energi.
Lebih lanjut Bagus menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Pupuk Indonesia berkesempatan untuk menimba pengetahuan dan pengalaman melalui keikutsertaan dan mengenali tim terbaik dari negara-negara anggota APQO. Lalu, menjadi Duta Mutu dari perusahaan dan menampilkan karya terbaiknya dalam bidang Manajemen Mutu.
Baca Juga: Produktivitas Petani Padi Naik Berkat Program Makmur Pupuk Indonesia
Sehingga kegiatan ini sangat sejalan dengan upaya transformasi bisnis perusahaan, dimana Pupuk Indonesia memiliki sejumlah inisiatif strategis, diantaranya memperkuat strategic pillar R&D dan Innovation Driven.
“Kompetisi ini juga memberikan kesempatan bagi tim dari berbagai organisasi di seluruh dunia untuk berkumpul dan berbagi pengetahuan dalam rangka menggunakan berbagai perbaikan proses berkelanjutan, upaya inovasi, dan upaya peningkatan produktivitas,” ujar Bagus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?