Suara.com - Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan analitik blockchain Chainalysis, Bitcoin (BTC) belum tentu memiliki nilai lindung dari inflasi.
“Saat ini, kami tidak dapat menunjukkan korelasi yang signifikan secara statistik antara inflasi di AS dan harga Bitcoin, tetapi kami tahu secara anekdot bahwa banyak orang berinvestasi di Bitcoin sebaga nilai lindung terhadap inflasi,” kata kepala penelitian Chainalysis, Kim Grauer beberapa saat lalu.
Semenjak wabah COVID-19 menyebar ke seluruh dunia, inflasi AS jadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan.
Pada bulan Juni, laporan menunjukkan bahwa inflasi di AS mencapai tingkat yang tidak terlihat dalam lebih dari satu dekade.
Meski demikian, banyak negara lain yang sempat mengalami inflasi yang lebih parah dibandingkan Amerika Serikat, salah satunya Venezuela yang mengalami inflasi 10.000.000% pada tahun 2019.
“Kami juga tahu bahwa di negara lain yang menderita inflasi atau devaluasi mata uang yang lebih parah seperti Venezuela dan Nigeria, orang menggunakan cryptocurrency sebagai penyimpan nilai,” tambah Grauer, dikutip dari Warta Ekonomi.
Sebelumnya, Bitcoin kerap dianggap sebagai penyimpan aset nilai dalam industri kripto. Meski demikian, jatuhnya harga BTC pada awal tahun 2021 membuat sejumlah pihak meragukan hal itu.
Berita Terkait
-
Jakarta Akan 1,4 Derajat Celcius Lebih Panas Karena Krisis Iklim
-
Komputer Penambang Bitcoin Hanya Mampu Bertahan 1,3 Tahun, Setelahnya Jadi Sampah
-
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Mematikan di Afghanistan Timur
-
Tesla Dinilai Mampu Bertahan Dalam Krisis Chip Global dan Pimpin Perubahan
-
Afghanistan Kembali Dilanda Rentetan Ledakan, Sejumlah Orang Tewas
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
RI Boncos! Ini Alasan AS Tetapkan Tarif 104 Persen Produk Panel Surya Indonesia
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
Harga Emas 27 Februari 2026 di Pegadaian Stabil, Saatnya Beli?
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%