Suara.com - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) susul Mola TV untuk mengamankan salah satu tayangan menarik dengan memperoleh hak siar Formula 1 (F1) untuk wilayah Indonesia.
Mola TV sendiri sebelumnya juga sudah mengklaim hak tayang Ultimate Fighting Championship (UFC) di dalam negeri.
Untuk diketahui, Formula 1 (F1) dan UFC masuk jajaran tayangan yang paling diminati di dalam negeri selain liga Inggris dan berbagai tayangan bola lainnya.
Disampaikan oleh perwakilan Formula 1 melalui laman resmi mereka, selepas dari Fox Sport yang hengkang karena keputusan Disney, kini hak siar Formula 1® di lokasi terkait akan berada di tangan Grup emtek termasuk FIA Formula 2, FIA Formula 3, dan Porsche Supercup.
"Dengan adanya kesepakatan antara Formula 1 dan PCCW (Now TV) di Hong Kong; Singtel di Singapura; TrueVisions di Thailand; Ketuk DMV di Filipina; Astro di Malaysia dan Brunei, Grup Emtek di Indonesia dan VSTV di Vietnam dan Canal+ di Myanmar, penggemar dapat menikmati liputan langsung dari setiap akhir pekan Grand Prix," tulis Michaella Snoeck, Head of Media Rights at Formula 1®.
Sementara, para penggemar F1 di Singapura juga dapat menyaksikan pertarungan iklim 2021 antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen di StarHub di Singapura.
Berkaitan dengan hal ini, salah satu kanal Emtet, yakni Vidio Sport juga mengumumkan penayangan Turkish GP lewat Instagram mereka.
Sebelum perusahaan berkode EMTK itu bergerak, Mola TV atau PT Global Media Visual terlebih dahulu berhasil mendapatkan hak siar UFC setelah Fox Sports Asia tutup.
Baca Juga: Top 5 Sport: Richard Mainaky Ungkap Kunci Sukses Pelatihan Ganda Campuran PBSI
Berita Terkait
-
FP3 F1 GP Rusia Dibatalkan karena Cuaca Buruk
-
Tabrak Trotoar "Pisang", Sayap Depan Mobil Pierre Gasly Lepas
-
Aturan Pertandingan Nick Diaz dan Robbie Lawler Dikabarkan Berubah
-
Sindir Komentar Hamilton, Max Verstappen: Saya Gugup, Tak Bisa Tidur
-
Lewis Hamilton Tuding Max Verstappen Pura-pura Tak Tertekan dalam Perebutan Gelar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja