Suara.com - Dua juta pengikut Ustad Yusuf Mansur di Instagram pasti tak asing lagi jika sang ustadz sedang membicarakan masalah saham atau harta. Sumber kekayaan ustadz Yusuf Mansur salah satunya memang berasal dari saham.
Kepada Bloomberg, ustad kondang ini mengaku ingin membantu masyarakat awam untuk menjadi investor. Tak main-main, ustad satu ini memberi contoh dengan melakukan jual beli berbagai macam saham.
Dari akun Instagram, @yusufmansurnew bisa dihimpun berbagai saham yang menjadi sumber kekayaan ustadz Yusuf Mansur. Dia tercatat pernah memiliki saham dari MNC Bank senilai Rp80 miliar. Di samping itu, kepemilikan saham juga tercatat melalui Bank Syariah Indonesia dan klub sepak bola Finlandia Lechia Gdansk pada 2018.
Paling anyar, pertengahan 2021 Yusuf Mansur baru saja membeli saham ZBRA dari sebuah perusahaan logistik PT Zebra Nusantara. Walau tidak terbuka atas nilai sahamnya, Ustadz Yusuf Mansur menyebutkan dia membeli saham tersebut melalui konsorsium.
Pengelolaan seluruh saham atas nama Yusuf Mansur dilakukan dalam satu wadah perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen.
Istilah Mansurmology bahkan tak asing lagi untuk pelaku pasar saham dalam negeri. Istilah ini digunakan merujuk pada analisis saham oleh sang ustadz.
Di samping saham, sumber kekayaan ustadz Yusuf Mansur adalah sejumlah usaha restoran. Brand ternama seperti Waroeng Steak and Shake, gerai Bebek H. Slamet, Steak Obonk dimiliki oleh da'i kondang tersebut. Divisi kuliner yang dikelola Yusuf Mansur bahkan memiliki pegawai hingga 2.000 orang.
Ustadz Yusuf Mansur menargetkan hingga akhir 2021 ini jumlah gerai usaha kulinernya bisa mencapai 200 unit. Yusuf Mansur menyebutkan total nilai transaksi usaha kuliner mencapai Rp500 miliar per tahun.
Dalam akun Twitternya @YusufMansur, Juni 2021 lalu sang miliuner berkicau jika berkat pelanggan setianya, usaha kuliner Yusuf Mansur bisa membayar pajak Rp100 juta per hari. Ucapan terima kasih itu dia rekam dalam sebuah video pendek berdurasi dua menit yang diunggah di Twitter.
Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Mau Muhammad Kece Segera Ditangkap: Amanin Langsung!
Dia membalas sebuah cuitan warganet yang menanyakan kabar bahwa besaran total pajak per bulan bisa mencapai Rp6 miliar.
“Benar Rp3-Rp6 miliar karena langsung dipotong 10 persen dari nilai transaksi,” ujar Yusuf Mansur.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
DNR Berencana Distribusikan Obat Covid-19 NRICM101 di Indonesia
-
Sering Dibacok dan Ditembak, Hercules Akui Mantap Tobat ke Gus Miftah
-
Puji Deddy Corbuzier yang Meminta Maaf, Ustaz Yusuf Mansur Sebut Patut Ditiru
-
Ustaz Yusuf Mansur Puji Deddy Corbuzier yang Minta Maaf soal Santri Penghafal Alquran
-
Sebut Ustad Yusuf Mansur Penipu, Ali Syarief: Uang Nasabah Tidak Dikembalikan Lagi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
-
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha
-
Purbaya Tarik Utang Baru Rp 127,3 Triliun di Januari 2026
-
Sri Mulyani Tak Ingin Indonesia Khianati Disiplin Fiskal