Suara.com - Saat membuka rekening tabungan baru, hal yang paling sering dipertimbangkan adalah biaya bulanan yang harus dikeluarkan.
Tak jarang, biaya bulanan yang mahal membuat sebagian orang urung membuka rekening tabungan. Berikut adalah beberapa daftar bank dengan biaya bulanan termurah yang bisa menjadi referensi seperti dikutip dari beberapa sumber.
TabunganKu
TabunganKu diluncurkan pada 2010 oleh Bank Indonesia dan dapat diakses dari semua bank. Saat peluncurannya, Bank Indonesia (BI) mengharapkan masyarakat makin rajin menabung karena tak dibebani biaya administrasi bulanan. Di samping biaya administrasi bulanan yang gratis, setoran awal yang dibutuhkan hanya Rp20.000. Kemudian setoran minimal selanjutnya adalah Rp10.000.
BNI Taplus Muda
BNI Taplus Muda hanya membebankan biaya administrasi Rp5.000 setiap bulan kepada nasabah. Beban ini menjadikan BNI Taplus Muda masuk dalam daftar bank dengan biaya bulanan termurah.
Setoran awal untuk pembukaan tabungan adalah Rp100.000. Selanjutnya setoran rutin minimal cukup Rp10.000. Batas penarikan uang tunai per hari adalah Rp5 juta, belanja Rp10 juta, transfer sesama bank Rp10 juta, dan transfer antarbank Rp10 juta.
BCA Xpresi
Situs resmi BCA menyebutkan BCA Xpresi hanya mematok biaya administrasi bulanan sebesar Rp7.500. Kemudian, saldo minimal yang harus tersisa di tabungan sebesar Rp10.000, dan biaya pembuatan atau ganti kartu adalah Rp25.000. Biaya ini wajib dikeluarkan karena tanpa memiliki kartu nasabah tak bisa menarik biaya.
Baca Juga: Percepat Herd Immunity di Indonesia, BRI Sediakan 1.500 Dosis Vaksin Covid-19
Pengguna BCA Xpresi memiliki limit tarik tunai sebesar Rp7 juta, transfer antar rekening BCA Rp25 juta, transfer antar rekening BCA (ke rekening valasi) Rp15 juta, dan transfer antarbank Rp10 juta. Kemudian untuk debet Rp25 juta dan setoran tunai Rp15 juta.
TabunganMU
Rekening jenis ini dikeluarkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Setoran awal yang dibutuhkan adalah Rp50.000 dan saldo ditahan Rp50.000. Saldo minimal akhir bulan Rp1 juta dan biaya administrasi sebesar Rp1.500. Namun, apabila saldo akhir kurang dari Rp1 juta, maka biaya yang dikenakan setiap bulan adalah Rp5.000.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Rincian Lengkap Biaya Admin Bank BRI
-
BRI Dorong Investasi Obligasi dengan Edukasi Investasi Nasabah Private & Priority Banking
-
BRI Apresiasi Investor Ritel dengan Webinar Private & Priority Banking
-
Transaksi Obligasi Ritel Melalui Perbankan Tunjukkan Pertumbuhan Positif
-
BRI: Penurunan Tarif PPh Membuat Pasar Obligasi Makin Atraktif
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Pembangunan 600 Huntara di Aceh Tamiah Rampung, Bisa Dihuni Korban Banjir
-
Diizinkan DPR, Purbaya Bakal Cawe-cawe Pantau Anggaran Kementerian-Lembaga 2026
-
Prediksi Harga Bitcoin dan Ethereum Tahun 2026 Menurut AI
-
Libur Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Naik 6,57 Persen
-
Chandra Asri Group Tuntaskan Akuisisi Jaringan SPBU Esso di Singapura
-
Pembayaran Digital Meningkat, Gen Z Mulai Pilih untuk Berbisnis
-
Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah
-
Wamendag Cek Minyakita di Pasar Jakarta, Harga Dijual di Bawah HET
-
Harga Perak Melemah Tipis Awal Tahun 2026, Aksi China Bisa Picu Kenaikan Lagi?
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026