Suara.com - Telkomsel berhasil meraih penghargaan GSMA Mobile 360 Asia Pacific-Best Digital Nation Building Video Competition Award dengan kategori "Industri Choice: Most Favorite Digital Nation Building Video".
Dalam kompetisi ini, Telkomsel bersaing dengan beberapa perusahaan Telko lainnya seperti PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk, dan PT Smartfren Telecom Tbk.
Telkomsel berhasil memenangkan kompetisi ini melalui mekanisme voting. Adapun vote dibuka sejak 5-20 Oktober 2021 lalu di website berikut ini.
Sebagai informasi, tahun ini, Mobile Asia Pacificic kembali digelar pada 2021. Acara diselenggarakan pada 19-20 Oktober 2021. Kompetisi ini menyoroti perihal peran vital industri seluler dalam menyediakan akses ke informasi penting, menghadirkan inklusi digital, menghubungkan yang tidak terhubung, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Untuk itu, GSMA Asia Pasifik menggelar Kompetisi Video “Digital Nation Building” untuk Operator Jaringan Seluler. Dengan Digital Nation Building, yang kami maksud adalah mereka memajukan persepsi dan kontribusi teknologi seluler dalam kemajuan bangsa digital.
Semua video terpilih ditampilkan di platform acara online Mobile 360 APAC selama acara dari 5 – 21 Oktober. Mulai 22 Oktober, semua video terpilih dalam kompetisi ini tersedia untuk ditonton sesuai permintaan di platform acara.
Ada 3 penghargaan dalam kompetisi ini dan hasilnya diumumkan pada pukul 11:40 pada tanggal 21 Oktober, Hari ke-3 Mobile 360 Asia Pacific 2021:
1. Best Digital Nation Building Video award – pemenang akan dipilih oleh panelis dari juri independen.
2. Industry Choice: Most Favourite Digital Nation Building Video award – semua peserta acara Mobile 360 APAC dapat mengirimkan suara mereka untuk video paling favorit mereka. Video yang menerima jumlah suara terbanyak akan mendapatkan penghargaan ini.
3. Lucky Voter Winner – panitia akan secara acak menarik pemenang dari kumpulan orang yang telah memilih video yang menerima penghargaan "Pilihan Industri: Video Pembangunan Bangsa Digital Terfavorit".
Baca Juga: Telkomsel Wakili Indonesia di Expo 2020 Dubai, #BukaSemuaPeluang Investasi Global
Berita Terkait
-
Era Digital, 150 UKM Lokal Siap Lebarkan Sayap dengan Kemampuan Teknologi Terkini
-
Telkomsel Siagakan Jaringan dan Titik Layanan Dukung Peparnas XVI Papua 2021
-
51 Budaya asal Jawa Tengah Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda
-
Hari Sumpah Pemuda, Telkom dan Universitas Tanjungpura Luncurkan Program Smart KKN Digital
-
Telkomsel: Bank Digital Buka Peluang dan Inklusi Keuangan Lebih Luas
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bukan Dibatasi, Alfamart dan Indomaret Diminta Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
-
IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah
-
Indonesia Ngebet Negosiasi Tarif Trump, China Diam-diam Malah Dapat Untung
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi dan Ikan Kembung Masih Menguat
-
Manufaktur dan Pertanian Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Pertamina Jamin Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026
-
Biaya Hidup Naik Saat Ramadan, Siasat Atur Keuangan Biar Nggak Boncos
-
Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika
-
Ekonom Bank Mandiri Sebut Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Positif Buat Himbara
-
Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan