Suara.com - Anggota DPR Komisi VI Nasim Khan mengatakan wajar jika Direksi Mind Id seperti Orias Petruk Moedak dan koleganya dicopot dari jabatan.
Menurutnya, dari banyak rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi VI, sosok sosok tersebut tidak bekerja dengan baik. Manajemen Mind ID kala itu hanya main aman untuk bisa mendapatkan laporan keuangan yang bagus.
"Mereka tidak berani berinvestasi padahal itu permintaan UU untuk kemajuan industri pertambangan Indonesia," kata Nasim Khan dalam keterangan persnya, Minggu (21/11/2021).
Selama Orias memegang Mind Id, tidak banyak investasi yang dilakukan baik oleh holding maupun anak perusahaan seperti Antam.
"Hal ini memang membuat laporan keuangan jadi bagus, karena kita tahu kalau melakukan investasi, pasti laporan keuangan menjadi sedikit keuntungannya. Padahal ini penting untuk masa depan industri pertambangan kita," jelasnya.
Selain itu, tugas pembangunan smelter juga kerap tidak dilaksanakan. Keengganan Freeport membangun smelter di Indonesia pada masa masih dikuasai oleh Amerika Serikat, malah diteruskan oleh Orias.
"Tapi karena tekanan baik dari kementrian BUMN, Kementrian ESDM dan DPR akhirnya Freeport membangun smelter di Gresik Jawa Timur," tegasnya.
"Tidak hanya Freeport, hal yang sama terjadi dengan Antam. Antam juga malas berinvestasi baik dr sisi eksplorasi maupun pembangunan smelter nickel," pungkasnya.
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi MIND ID, DPR: Industri Tambang Kita Mesti Bangkit
Berita Terkait
-
Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi MIND ID, DPR: Industri Tambang Kita Mesti Bangkit
-
Rombak Jajaran Direksi MIND ID, Begini Alasan Menteri BUMN Erick Thohir
-
Antam Bangun Smelter Pemurnian Nikel di Konawe, Kian Serius Rambah Kendaraan listrik?
-
Setelah Pisah dari MIND ID, Inalum Bakal IPO Tahun 2022
-
Inalum Bakal Pisahkan Diri dengan MIND ID, Begini Penjelasannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas
-
Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai
-
AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100
-
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia