Suara.com - Pada era digital seperti saat ini, jualan online menjadi pilihan banyak orang. Adapun salah satu wadah untuk jualan online yaitu Bukalapk. Bukalapak ini salah satu startup marketplace terbaik Indonesia.
Berikut ini tips jualan di Bukalapak yang perlu kamu tahu. Jualan online di Bukalapak menjadi pilihan bagi para pelaku bisnis karena jangkauannya sangat luas. Setiap bulannya, ratusan juta calon konsumen rutin menggunakan situs atau aplikasi Bukalapak.
Oleh karena itu, memilih Bukalapak sebagai wadah untuk berjualan adalah pilihan yang tepat. Nah, agar jualan kamu cepat laku, simak berikut ini tips jualan di Bukalapak.
1. Membuat Akun dan Lengkapi Profil Toko
Tips pertama jualan di Bukalapak agar cepar laris yaitu kamu harus membuat akun terlebih dulu dan lengkapi profil toko. Dalam profil toko, kamu bisa memberikan informasi mengenai metode pembayaran, nomor telepon, syarat pengiriman, dan lain sebagainya. Sebaiknya gunakan logo toko yang profesional agar lebih mudah menarik konsumen.
2. Upload Foto Produk
Jika sudah membuat akun dan melengkapi profil toko, tips selanjutnya yaitu mengunggah foto produk akun toko di Bukalapak yang siap digunakan. Pastikan kamu sudah menentukan jenis produk jualan. Sejumlah produk yang bisa dijual adalah makanan, pakaian, makanan, peralatan masak, produk kecantikan, dan beberapa produk lainnya. Perlu diketahui, kebijakan dari Bukalapak yaitu dilarang menjual binatang, mobil, sepeda motor, properti, produk-produk berbau pornografi, obat-obatan tak ber-BPOM, dan produk bajakan.
3. Upload Produk Sebanyak-banyaknya
Tips berikutnya agar cepat laku jualan di Bukalapak yaitu unggah produl jualan sebanyak-banyaknya. Semakin banyak foto produk yang diunggah, maka peluang untuk mendapatkan banyak konsumen semakin terbuka lebar karena ada banyak varian produk yang bisa mereka pilih.
Baca Juga: Daftar Diskon Harbolnas 12.12 Tahun 2021 dari Shopee, Lazada, Blibli, Bukalapak
4. Fast Respon
Salah satu tips jitu agar dapat menarik banyak konsumen yaitu selalu fast respon jika ada konsumen yang bertanya mengenai produk jualan. Selain itu, tetaplah berikan pelayanan meski transaksi pembelian sudah selesai. Hal ini penting untuk mengetahui apakah konsumen puas dengan produk yang sedang kamu jual.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Tips Jualan Online Laris, Terapkan Cara-Cara Ini
-
Aplikasi Mitra Bukalapak Hadirkan Fitur BukaSend, Bantu UMKM Jadi Agen Logistik
-
Isi Saldo OVO Kini Bisa Dilakukan di Pos Indonesia, Mitra Bukalapak, dan Lotte Mart
-
Saudi Buka Lagi Umrah, Menag: 18.752 Jemaah Sudah Pegang Visa Siap Diberangkatkan
-
Daftar Diskon Harbolnas 12.12 Tahun 2021 dari Shopee, Lazada, Blibli, Bukalapak
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?