Suara.com - Produsen mainan Lego berencana membangun pabrik baru di Vietnam. Pembangunan pabrik ini untuk memenuhi permintaan mainan di seluruh Asia.
Perusahaan asal Denmark ini mengeluarkan investasi sebesar USD 1 miliar dalam pabrik tersebut. Pabrik akan menjadi pabrik kedua di Asia setelah dibuka di China pada 2016.
Chief Operations Officer Lego Carsten Rasmussen mengatakan, permintaan mainan telah melampaui pasokan pabrik di China.
"Pertumbuhan di Cina dan Asia sangat fantastis dan kita dapat melihat bahwa seiring waktu kita akan membutuhkan lebih banyak kapasitas," ujar Rasmussen seperti dikutip dari CNN Business, Jumat (10/12/2021).
Aksi korporasi Lego ini adalah yang terbaru dalam strategi satu dekade Lego di mana menempatkan pusat produksi dekat dengan pasar utama.
"Ini memberi kami waktu pengiriman yang lebih singkat kepada pelanggan kami dan membuat kami dapat bereaksi cepat sesuai permintaan, tetapi tentu saja juga membuat kami lebih tangguh," kata Rasmussen.
Dia menambahkan bahwa keputusan untuk membangun di Vietnam tidak dipercepat oleh gangguan rantai pasokan global baru-baru ini.
Ini juga akan menjadi pabrik netral karbon pertama Lego karena berencana untuk mencocokkan konsumsi energi dengan tenaga surya dari panel di atapnya dan dari pertanian terdekat.
Meskipun Lego masih membuat batu bata dari plastik berbasis minyak, Lego telah berjanji untuk menggantinya dengan yang terbuat dari bahan berkelanjutan pada akhir dekade ini.
Baca Juga: Haru! Beli Mainan Untuk Cucu, Ekspresi Kakek Ini Jadi Perhatian
Pabrik, yang akan mulai berproduksi pada 2024 dan akan mempekerjakan sebanyak 4.000 orang.
"Lego, singkatan dari leg godt yang berarti bermain dengan baik dalam bahasa Denmark, juga memperluas kapasitas di Meksiko, Hungaria dan China dan menambahkan mesin di pabrik Denmark dan Ceko," pungkas Rasmussen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan
-
Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade
-
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia